Dandim 1411 Bulukumba Cek Posko Check Poin Covid-19 Di Perbatasan Kabupaten Bonto Bahari

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Dandim 1411 Bulukumba Cek Posko Check Poin Covid-19 Di Perbatasan Kabupaten Bonto Bahari

SULSEL LIMA
Saturday, 30 May 2020
sulasellim.com Bulukumba - Guna mengantisipasi meluasnya sebaran virus Corona (Covid-19) di Wilayah Kabupaten Bulukumba Dandim 1411 Bulukumba melakukan pengecekan Posko Check Point Covid-19 di wilayah perbatasan. Sabtu (30/05/2020).

Salah satu check point tersebut berada di Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba. Setiap pengendara yang melintas utamanya dari luar kota, diharuskan menjalani pemeriksaan dari tim kesehatan.

Letkol Arm Joko Triyanto, S. Pd menuturkan bahwa, Check point ini merupakan program dari Gugus Tugas Covid-19. Check point itu mulai dari tingkat kabupaten, tingkat kecamatan, tingkat desa bahkan berkembang ke tingkat RW dan RT. Maksud dan tujuannya adalah untuk mengontrol mereka yang mobilitasnya memasuki daerah kita, kita cek kesehatan mulai dari suhu tubuh sekaligus kita berikan edukasi bagaimana cara dalam memutus mata rantai peneyebaran Covid -19.

"Check point ini bertujuan untuk mengontrol mereka yang mobilitasnya akan memasuki wilayah Bulukumba, sekaligus memberikan edukasi bagaimana cara untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 kepada masyarakat. diantaranya berperilaku hidup sehat, sosial distancing, physical distancing dan memakai masker,"Kata Dandim 1411 Bulukumba

Lanjut Dandim 1411 Bulukumba di Posko check point Covid-19 ini seluruh anggota TNI jajaran Kodim 1411 Bulukumba sudah ditempatkan untuk melaksanakan tugas bersama dinas terkait dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Bulukumba.

 "Setiap warga yang masuk wilayah Kabupaten Bulukumba diwajibkan  menerima perlakuan khusus yakni berupa pemeriksaan kesehatan dengan cara pengukuran suhu tubuh dan melakukan cuci tangan di tempat yang telah disediakan oleh petugas di pintu perbatasan,"ujar Letkol Arm Joko Triyanto, S. Pd

Apabila nantinya warga atau pengendara tersebut dinyatakan aman maka diizinkan untuk melanjutkan perjalanan.Sedangkan bila nantinya didapati orang yang dicurigai terkena gejala virus Covid-19 maka akan mendapatkan penanganan khusus.(*)