Paparkan Program Wisata Interkoneksi, Andi Makkasau Dipuji Tokoh Masyarakat Bontobahari

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Paparkan Program Wisata Interkoneksi, Andi Makkasau Dipuji Tokoh Masyarakat Bontobahari

SULSEL LIMA
Tuesday, 6 October 2020

Bulukumba, sulsellima.com - Pertumbuhan objek wisata di Kabupaten Bulukumba pada 5 tahun terakhir terbilang signifikan, itu ditandai dengan banyaknya spot baru yang bermunculan, baik dikelolah swasta maupun pemerintah. 


Teranyar, di pemerintahan AM Sukri A Sappewali dan Tomy Satria Yulianto, Bira Timur menjadi objek wisata yang sedang mendapatkan perbaikan. Sejumlah fasilitas terus dibangun untuk mempercantik spot-spotnya. 


Selain Bira Timur, beberapa objek wisata yang terus berkembang yaitu, Titik Nol, Apparalang, Darubia, Pantai Marumasa, Pantai Kasuso, Pantai Bara, Kahayya hingga puncak Donggia. Objek wisata ini terus mendapat sentuhan dari Pemda, baik sacara fisik maupun peningkatan SDM Pengelolahnya. 


Perwujudan objek wisata yang saling terkonekasi antara satu dan lainnya menjadi cita-cita Calon Bupati dan Wakil Bupati, Tomy Satria Yulianto dimasa pemerintahan mendatang, dengan melanjutkan sejumlah pembangunan dan peningkatan SDM Pengelolahnya. 


Paslon nomor urut 3 (Tiga) itu bakal  mewujudkan misi tersebut dengan integrasi dan Interkoneksi Pengelolaan 

Kepariwisataan yang ditandai dengan adanya interkoneksi, baik antar destinasi wisata Bulukumba dengan berbagai destinasi wisata utama lainnya di Indonesia, maupun antar destinasi wisata yang ada di Kabupaten Bulukumba sendiri.


Pembangunan dan pengelolaan sektor pariwisata dilakukan secara multisektor 

dan terintegrasi serta pelibatan berbagai stakeholder lainnya, yang diharap mampu menumbuhkembangkan sektor pariwisata Bulukumba yang telah dikenal nasional dan Internasional. 


Program wisata interkoneksi berintegrasi ini juga dipaparkan oleh H. Andi Makkasau saat gelar sosialisasi di Kecamatan Bontobahari, didampingi oleh sejumlah tokoh besar lintas Kecamatan diantaranya, H. Andi Muktamar Mattotorang (HAM), H. Sapiuddin, Andi Nasaruddin Gau, H.Muh.H.Basri dan tokoh Bontobahari Andi Patongai, H.Nawaling, dan H. Andi Bahman.


"Kita harus mengakui, dimasa pemerintahan AM Sukri A Sappewali dan Tomy Satria Yulianto, perahu Pinisi diakui oleh dunia sebagai warisan tak benda oleh Unesco. Dengan majunya kembali Tomy Satria sebagai calon Bupati yang saya dampingi sebagai wakil, tentunya program strategis yang memberi efek positif bagi masyarakat akan dilanjutkan,"Terang H. Andi Makkasau, saat sosialisasi di Lingkungan Tanah Beru. 


Tokoh masyarakat Bontobahari, H Muh.Basri, K mengapresiasi program Kacamatayya, ia pun mengakui, Tomy Satria dan Andi Makkasau adalah pasangan serasi karena  memiliki kelebihan masing-masing. 


"Pak Tomy menguasai ilmu pemerintahan dan pak Andi Makkasau sudah matang dengan ilmu ekonominya. Sehingga jika terpilih di pilkada ini maka Insya Allah Bulukumba akan lebih maju lagi. Dengan program pengembangan wisata yang saling terhubung, maka dapat memberi keuntungan kepada masyarakat yang berpenghuni pada sekitar objek wisata. Begitupun masyarakat Bontobahari secara keseluruhan, "Ujarnya. 


Motivasi H. A. Bahan, melengkapi sosialisasi penuh Prokes covid-19 itu. Ia pun mengintruksikan kerabatnya di seluruh wilayah di Bulukumba  mendukung dan memilih Kacamatayya di 9 Desember 2020 nanti. Alasannya, hanya pasangan Tomy Satria dan H. Andi Makkasau adalah paket yang benar benar menjanjikan untuk Bulukumba lima tahun ke depan.(*)