Permudah Kredit Usaha Perbankan, Kacamatayya Siapkan Sertifikat Gratis 10 Ribu Bidang

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Permudah Kredit Usaha Perbankan, Kacamatayya Siapkan Sertifikat Gratis 10 Ribu Bidang

SULSEL LIMA
Tuesday, 3 November 2020

Bulukumba, sulsellima.com - Program demi program terus ditawarkan Pasangan Tomy Satria Yulianto dan H. Andi Makkasau pada Pilkada 2020. Hal ini dianggap lebih bermanfaat di masyarakat, dibanding mengimingi uang 'Money Politic' yang dalam PKPU, dilarang. 


Saat sosialisasi di Kecamatan Ujungbulu, Pasangan Nomor Urut 3 itu manawarkan program terbarunya ke seluruh masyarakat Bulukumba, yaitu gratis 10 Ribu bidang tanah bagi masyarakat yang tanahnya belum terserifikat. 


Kata Tomy Satria saat sosialisasi di Jl. Matahari dan Kelurahan Caile, Kota  Bulukumba, sampai saat ini, baru sekitar 40 Persen bidang tanah milik masyarakat Bulukumba Belum terserifikat. Artinya, jumlahnya belum jauh lebih besar, dibanding yang belum bersertifikat mencapai 60 Persen. 


Pria berkacamata yang dikenal Visioner itu ikut membeberkan, jika masyarakat selama ini harus mengeluarkan biaya untuk sertifikat tanah Rp7 juta sampai Rp8 juta, maka di masa mendatang akan di gratiskan.


"Program 10 Ribu bidang tanah  bersertifikat, ini di luar dari program Prona milik pemerintah pusat. Program ini murni inisiatif Pemda dimasa mendatang. Sesuai data yang kami terima, Sertifikat Prona per tahun di Bulukumba hanya mencapai 5 Ribu bidang, sehingga jika ditambah dengan program ini, maka akan menjadi 15 Ribu pertahun.,"Ujarnya.


Selain itu kata Tomy Satria, dengan hadirnya program 10 Ribu bidang bersertifikat gratis, akan menstimulan masyarakat untuk mengambil kredit di Bank demi pengebangan usahanya. 


Sementara, Juru Bicara Kacamatayya, Ibrahim Guntur mengaku, pasangan Kacamatayya adalah kandidat paling tepat memimpin Bulukumba. Sosoknya yang Visioner, dan inovasi diyakini mampu menciptakan konsep ciamik dalam mengembangkan Bulukumba dimasa mendatang. 


" Kami di Kacamatayya, sekali lagi, ingin tawarkan program, bukan uang. Beliau Pak Tomy selalu mendengung-dengungkan. Dan jika ada riak  (Money Politik) di luar sana, dan melibatkan Kacamatayya, itu murni hanya provokasi dan haoks," Ujarnya.(*)