<
BREAKING NEWS

Baru Sebulan Rampung, Irigasi Sarajoko di Bulukumba Sudah Retak

Kondisi pengerjaan yang retak
BULUKUMBA, SULSELLIMA.COM - Pengerjaan rehabilitasi jaringan utama Daerah Irigasi (D.I) Sarajoko, yang merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, menuai sorotan dari masyarakat. Proyek yang masuk dalam Paket II tersebut dilaporkan mengalami kerusakan pada sejumlah titik, meski baru saja selesai dikerjakan.

Kerusakan berupa retakan terlihat pada bagian konstruksi saluran irigasi di wilayah Ballasaraja, Kecamatan Bulukumoa, Kabupaten Bulukumba. Ironisnya, fasilitas pengairan tersebut bahkan belum sempat difungsikan secara optimal.

Proyek rehabilitasi ini diketahui bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja (APB) murni tahun 2025. Namun kondisi di lapangan justru menimbulkan kekhawatiran warga terkait kualitas pengerjaan.

Salah seorang warga setempat mengungkapkan bahwa proyek tersebut baru rampung sekitar satu bulan lalu. Meski demikian, sejumlah bagian cor beton уже menunjukkan retakan yang cukup jelas.

“Baru satu bulan selesai, tapi sudah ada yang retak. Kami khawatir kalau dibiarkan, nanti cepat rusak dan tidak bisa bertahan lama,” ujarnya.

Warga berharap pihak pelaksana proyek segera turun tangan untuk melakukan pengecekan dan perbaikan sebelum kerusakan semakin parah. Mereka menilai, sebagai infrastruktur vital bagi pertanian, irigasi seharusnya dibangun dengan kualitas yang baik dan tahan lama.

Keberadaan jaringan irigasi Sarajoko sangat penting bagi petani di wilayah tersebut, khususnya dalam menunjang kebutuhan air untuk lahan persawahan. Kondisi ini pun memicu kekhawatiran bahwa fungsi irigasi tidak akan maksimal jika kerusakan terus dibiarkan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Sejumlah pihak mendorong agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek tersebut, termasuk pengawasan teknis dan kualitas material yang digunakan. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat agar pembangunan yang menggunakan anggaran publik benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.***

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image