<
BREAKING NEWS

Lapas Bulukumba Raih Opini “Baik” dari Ombudsman RI dalam Penilaian Pelayanan Publik 2025

MAKASSAR, SULSELLIMA.COM
- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bulukumba sukses menorehkan prestasi dengan meraih Opini “Baik” dalam Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Ombudsman Republik Indonesia.


Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan dalam acara resmi penyerahan hasil penilaian yang berlangsung di Aula Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (12/03/2026).

Plt. Kepala Lapas Kelas IIA Bulukumba, Ashari, hadir langsung menerima hasil penilaian tersebut. Pencapaian ini menjadi indikator penting dalam evaluasi penyelenggaraan pelayanan publik serta efektivitas upaya pencegahan praktik maladministrasi di lingkungan Lapas Bulukumba.

Penilaian yang dilakukan oleh Ombudsman RI merupakan bagian dari fungsi pengawasan ketat terhadap penyelenggaraan pelayanan publik. Tujuannya adalah memastikan setiap instansi pemerintah memberikan layanan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi penuh pada kepentingan masyarakat.

Hasil penilaian dengan kategori “Baik” ini membuktikan bahwa standar pelayanan di Lapas Kelas IIA Bulukumba telah berjalan sesuai dengan regulasi yang ditetapkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat maupun warga binaan.

Plt. Kalapas Bulukumba, Ashari, menyampaikan bahwa capaian ini adalah buah dari dedikasi dan kerja keras seluruh jajaran dalam menjaga integritas serta profesionalisme kerja.

“Capaian opini Baik dari Ombudsman RI ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Lapas Bulukumba. Kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan dan meluncurkan inovasi-inovasi baru guna memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang transparan dan profesional,” ujar Ashari.

Lebih lanjut, Ashari menambahkan bahwa Lapas Kelas IIA Bulukumba ke depannya akan semakin memperkuat pengawasan internal serta meningkatkan standar pelayanan publik demi menutup ruang terjadinya maladministrasi dalam setiap pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Dengan diraihnya predikat ini, Lapas Bulukumba berharap dapat terus menjaga kepercayaan publik sekaligus memperkuat langkah menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2026.***

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image