<
BREAKING NEWS

Lima Pejabat Eselon II Resmi Dilantik, Bupati Bulukumba Tekankan Profesionalisme dan Efisiensi Anggaran 2026

BULUKUMBA, SULSELLIMA.COM- Pemerintah Kabupaten Bulukumba kembali melakukan penguatan struktur birokrasi dengan melantik lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) hasil Seleksi Terbuka (Selter). Prosesi pelantikan berlangsung di Gedung Pinisi pada Senin (6/4/2026).

Pelantikan ini mengisi sejumlah posisi strategis yang sebelumnya kosong, sekaligus menjadi bagian dari langkah konsolidasi organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menghadapi tantangan pemerintahan ke depan.

Adapun pejabat yang dilantik yakni Andi Trismiati sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Idham Khalid Patunru sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Supratman Jaya Atmaja sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Andi Ashadi sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Andi Mappatunru Asnur sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBPPPA).

Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari upaya menjaga ritme organisasi pemerintahan melalui pengisian jabatan strategis berdasarkan hasil seleksi terbuka yang telah dilaksanakan secara objektif.

“Pengisian pejabat ini untuk me-recharge semangat, daya juang, serta daya dukung OPD agar kinerjanya semakin maksimal, terlebih kita telah memasuki tahun anggaran 2026 yang penuh tantangan sekaligus peluang,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa seluruh pejabat yang dilantik merupakan figur-figur yang telah melalui proses seleksi ketat berbasis kompetensi, rekam jejak, integritas, serta kebutuhan organisasi, bukan karena faktor kedekatan atau kepentingan politik.

Dalam arahannya, Bupati meminta para kepala OPD yang baru dilantik untuk segera bekerja secara profesional, membangun kolaborasi tim yang kuat, serta menghadirkan kinerja yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Indikator utama jabatan bukanlah atribut atau fasilitas, tetapi kinerja dan prestasi. Aparat pemerintah harus responsif dan proaktif, tidak menunggu persoalan menjadi besar atau viral baru bertindak,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa tahun anggaran 2026 menuntut efisiensi dan ketepatan dalam pengelolaan anggaran, seiring adanya kebijakan pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat. Para kepala OPD diminta untuk fokus pada program prioritas serta selektif dan bijak dalam penggunaan anggaran, termasuk perjalanan dinas.

Selain itu, seluruh perangkat daerah juga didorong untuk membangun budaya hemat energi, mulai dari penggunaan bahan bakar minyak (BBM), listrik, hingga air di lingkungan kerja masing-masing.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menanamkan jiwa pengabdian yang tulus, menjaga integritas, memperkuat sinergi, serta terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Jabatan ini adalah amanah dan kepercayaan. Tunjukkan bahwa saudara adalah pilihan terbaik untuk mewujudkan Bulukumba yang lebih baik, lebih maju, dan lebih melayani,” tutupnya.

Diketahui, lima jabatan kepala OPD tersebut sebelumnya kosong akibat hasil job fit yang memicu pergeseran jabatan, serta adanya pejabat yang pensiun dan meninggal dunia. Dengan pelantikan ini, seluruh posisi kepala OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Bulukumba kini telah terisi, menandai berakhirnya kekosongan pada jabatan strategis di daerah tersebut.***

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image