Tragedi KM Nurul Salsa, Satu Penumpang Meninggal, Puluhan Selamat, Operasi Pencarian Korban Terus Berlangsung
B
![]() |
ULUKUMBA, sulsellima.com – Tim SAR gabungan bersama unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat masih terus melakukan proses pencarian serta pendataan korban insiden yang menimpa KM Nurul Salssa. Hingga data sementara yang dihimpun, tercatat 42 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, sementara satu orang meninggal dunia.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Salmawati. Jenazah korban telah berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada pihak terkait untuk proses penanganan lebih lanjut.
Dari hasil pendataan sementara, sedikitnya 33 penumpang berhasil diselamatkan. Mereka adalah Fildayanti (21), Abraf (3), Abrar (5), Marliana (31), Wirda (38), Ismail (36), Sofyan (48), Ratang (38), Andi Ratih (46), Asfandi (36), Wail/Nail (17), Basriadi (45), Dahlia (27), Safutra (2), Igo (27), Nur Aeda (50), Halmiati (37), H. Bahri (70), Andi Sahril (40), Agung Akbar (15), Farhan Ihwani (15), Rosmaeni (59), Nail (12), Alfati (8), Jinar (20), Imel Aulia (19), Nur Aisyah (20), Elianti Nur (19), Tasmar (49), Jumrahwati (41), Nirdawati (36), Muh Akip (25), dan Akil Akbar (20).
Selain penumpang, tujuh anak buah kapal (ABK) juga berhasil dievakuasi, yakni Arjun (20), Zikri (19), Masran (30), Irfandi (22), Saldianto (25), Dani (35), serta Marling (36) selaku juragan kapal.
Sementara itu, enam korban lainnya dievakuasi ke Polassi, masing-masing Junaedi, Muhammad Askar, Salla, Anhar, Nasma, dan Riswan.
Operasi pencarian masih difokuskan terhadap 21 orang yang tercatat dalam manifes kapal, yakni Cia, Bau Intang, Sahrul Amin, Hasriani, Nasrawati, Riswan, Madang, Januari, Malli, Maridaeng, Umar, Naura, Naya, Abi/Adi, Nurhayati, Yusriyanti, Asseng, Malida, Hasbi, Iya/Ifa, dan Rosmaeni.
Selain itu, terdapat tujuh orang yang dilaporkan belum ditemukan namun belum tercantum dalam manifes, yaitu Jaenuddin, Nurmiati, Jasmal, Diska, Musliana, Sitti Amang, dan Andi Sama.
Laporan dari keluarga korban juga menyebutkan masih ada sejumlah penumpang yang diduga ikut berlayar menggunakan KM Nurul Salssa, namun belum masuk dalam data manifes. Mereka di antaranya pasangan suami istri atas nama Tomi dan istrinya yang berasal dari Marege, seorang anggota keluarga bernama Bukak, serta empat warga Marege lainnya berdasarkan informasi dari warga Kampung Tangnga. Hingga kini, keberadaan mereka masih belum diketahui.
Petugas menegaskan bahwa seluruh data korban masih bersifat sementara dan terus diperbarui seiring proses pencarian, identifikasi, serta pencocokan data manifes dengan laporan dari keluarga korban. Masyarakat diimbau tidak berspekulasi mengenai jumlah korban dan menunggu informasi resmi dari tim penanganan di lapangan.
Operasi pencarian masih berlangsung dengan harapan seluruh korban yang belum ditemukan dapat segera dievakuasi dan dipastikan keberadaannya.
