<
BREAKING NEWS

Kodim 1415/Selayar menggelar upacara HUT ke-81 TNI. Dandim Yudo Harianto menekankan profesionalisme, nilai PRIMA dan kepercayaan rakyat


Selayar, sulsellima.com - Lapangan Apel Santigi di Markas Komando Distrik Militer 1415/Selayar dipenuhi prajurit pada Senin pagi, 5 Oktober 2026. Mereka mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia atau TNI.


Upacara dimulai pukul 08.00 WITA di Makodim 1415/Selayar, Jalan Kelapa Nomor 10, Kelurahan Benteng Utara, Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar. Peringatan tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Komandan Kodim 1415/Selayar Letkol Czi Yudo Harianto, S.T. bertindak sebagai inspektur upacara. Danramil 1415-02/Pasimasunggu Lettu Inf Rahman Tawang menjadi komandan upacara, sedangkan Perwira Seksi Personel Kodim 1415/Selayar Kapten Inf Ramli bertugas sebagai perwira upacara.

Sekitar 80 personel mengikuti upacara tersebut. Mereka terdiri atas kelompok perwira, dua satuan setingkat peleton personel Kodim 1415/Selayar dengan perlengkapan senjata, tiga personel TNI Angkatan Laut, dan satu satuan setingkat regu Unit Intel.

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Yudo, persoalan kepercayaan publik menjadi salah satu pesan penting. TNI diminta menjaga kepercayaan masyarakat sebagai kehormatan sekaligus amanah melalui pelaksanaan tugas yang profesional dan bertanggung jawab.

Panglima TNI juga menyoroti kebutuhan memperkuat organisasi melalui peningkatan kesejahteraan prajurit dan ASN serta modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan. Langkah tersebut, menurut amanat itu, harus disertai peningkatan kompetensi, kesiapan operasional, dan profesionalisme prajurit.

Perubahan lingkungan strategis turut menjadi perhatian. Dinamika ruang informasi dan kognitif, ancaman terhadap keutuhan wilayah, serta tuntutan integritas dalam pengelolaan sumber daya negara disebut membutuhkan prajurit yang mampu beradaptasi tanpa meninggalkan jati diri TNI.

Dalam amanat tersebut, Panglima TNI memperkenalkan lima nilai PRIMA sebagai budaya pengabdian prajurit: Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.

Nilai itu diarahkan agar prajurit tidak berhenti pada kemampuan menjalankan tugas, tetapi juga mampu membaca perubahan, membangun kerja sama dengan berbagai unsur, menguasai perkembangan teknologi, dan beradaptasi terhadap bentuk ancaman yang terus berubah

Bagi Kodim 1415/Selayar, pesan tersebut bersinggungan langsung dengan tugas kewilayahan. Prajurit berhadapan dengan masyarakat dalam berbagai situasi, sehingga komunikasi dan kedekatan dengan warga menjadi bagian dari pelaksanaan tugas.

Yudo: Kepercayaan Rakyat Harus Dijaga

Seusai upacara, Letkol Yudo Harianto mengatakan peringatan HUT TNI menjadi kesempatan untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat kemampuan prajurit dalam menjalankan tugas.

Menurut dia, tema HUT ke-81 TNI harus diterjemahkan dalam kerja nyata, terutama melalui kedekatan dengan masyarakat dan sinergi dengan berbagai komponen bangsa.

“HUT ke-81 TNI ini menjadi momentum bagi kita untuk terus meningkatkan profesionalisme, kesiapsiagaan, dan kemampuan prajurit dalam melaksanakan tugas,” kata Yudo.

Ia mengatakan slogan TNI kuat bersama rakyat tidak cukup berhenti sebagai tema peringatan. Kedekatan dengan masyarakat, kata dia, harus diwujudkan melalui pengabdian yang memberikan manfaat.

“Kita harus terus menjaga kedekatan dengan masyarakat, membangun sinergi dengan seluruh komponen, serta memberikan pengabdian terbaik bagi kepentingan rakyat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Yudo juga meminta prajurit Kodim 1415/Selayar menerapkan nilai PRIMA dalam pekerjaan sehari-hari. Profesionalisme, menurut dia, harus berjalan bersama kemampuan merespons perubahan dan membangun kerja sama.

“Prajurit harus terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Kita harus profesional dalam tugas, responsif terhadap perkembangan situasi, integratif dalam membangun kerja sama, modern dalam penguasaan teknologi, serta adaptif terhadap setiap perubahan,” kata dia.

Ia menilai seluruh kemampuan tersebut pada akhirnya harus bermuara pada satu hal: pengabdian kepada masyarakat.

“Semua itu harus bermuara pada pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Yudo.

Dandim kemudian mengingatkan prajuritnya mengenai posisi kepercayaan publik dalam pelaksanaan tugas kewilayahan. Menurut dia, kepercayaan masyarakat bukan sekadar penilaian, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

“Kepercayaan rakyat adalah kehormatan sekaligus amanah. Karena itu, mari kita jaga dengan bekerja secara sungguh-sungguh, tetap dekat dengan rakyat, dan melaksanakan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab,” katanya.

Upacara HUT ke-81 TNI di Makodim 1415/Selayar berakhir sekitar pukul 08.35 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image