Hadiri Wisuda Santri TKA/TPA di Bontotiro, BKPRMI: Support Pak Tomy Satria Luar Biasa

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Hadiri Wisuda Santri TKA/TPA di Bontotiro, BKPRMI: Support Pak Tomy Satria Luar Biasa

SULSEL LIMA
Saturday, 29 August 2020
sulsellima.com Bulukumba - Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto menghadiri wisuda santri TKA/TPA binaan BKPRMI Kecamatan Bontotiro di Masjid Nurul Iman, Desa Bontotangga, Minggu (30/8/2020).

Ketua BKPRMI Kecamatan Bontotiro, Amiruddin dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Wabup Tomy Satria. Dia mengatakan, support Tomy terhadap BKPRMI sangat luar biasa.

Hal ini tercermin dari jejak Tomy Satria yang selalu menghadiri wisuda penamatan santri TKA/TPA dari tahun ke tahun. Tidak hanya itu saja, beberapa kegiatan BKPRMI lainnya juga selalu dihadiri.

"Terima kasih yg setinggi-tingginya dan penghormatan yang setinggi-tingginya atas kehadiran bapak Wakil Bupati Bulukumba, pak Tomy Satria Yulianto. Dimana selalu hadir pada setiap acara-cara. Menunjukan bahwa beliau sangat peduli dan memperhatikan BKPRMI, khususnya Kecamatan Bontotiro," kata dia.

Dalam kesempatan itu, dia juga meminta kepada Tomy Satria untuk lebih memperhatikan pembina TKA/TPA. Sejauh ini sudah adan insentif bagi para pembina TKA/TPA, namun dia meminta untuk lebih diperhatikan.

"Jika sangat memungkan pak Wakil, bagaimana agar insentifnya bisa ditingkatkan," ungkapnya.

Harapan itu langsung disambut baik oleh Tomy Satria. Dimana di beberapa kesempatan sebelumnya sering kali menyampaikan bahwa ada skema pola intervensi yang dipersiapkan untuk para pembina TKA/TPA maupun guru mengaji.

Dimana pada skema itu, ada kerjasam linier antara pemerintah desa dan pemerintah kabupaten. Dalam total insentif, berasal dari APBDes 40 persen dan APBD Kabupaten Kota sebanyak 60 persen.

Dalam kesempatan itu, Tomy Satria membakar semangat para wisudawan yang didampingi orang tua masing-masing. Dia menuturkan bahwa Bontotiro adalah awal syiar Islam dimulai. Dimana sebagai asal muasal hadirnya tokoh besar yang bernama Dari Ritiro, yang tidak hanya dikenal di Bulukumba.

"Dengan hadirnya penyebaran syiar Islam pertama, harus kita akui ada berkah yang dibawah hingga saat ini di Bontotiro," ungkap Tomy.

Tomy Satria menyebut Bontotiro adalah tanah yang diberkahi, terbukti dengan kualitas pendidikan yang makin membaik. Wisuda penamatan yang diikuti ratusan santri juga merupakan salah satu cerminan.

"Yang kita lakukan hari ini adalah bentuk nyata di tanah yang diberkahi," tandasnya.(*)