SULSELLIMA.Com | Aktual - Objektif - Berimbang Terkendala Jarak Tempuh, 3 Armada Damkar Atasi Kebakaran di Patori Selayar - SULSELLIMA.COM

Terkendala Jarak Tempuh, 3 Armada Damkar Atasi Kebakaran di Patori Selayar

Rumah panggung milik suami istri Ramadi dan ST. Minah ludes dilahap api di Dusun Patori Desa Pamatata, Sabtu (18/5) malam

 

Kabid Damkar : Tidak Ada Kelambatan, Kami Terhambat Laporan Palsu di Tempat Lain

KEPULAUAN SELAYAR, SULSELLIMA - Kebakaran melanda Dusun Patori Desa Pamatata Kecamatan Bontomatene pada Sabtu, 18 Mei 2024 sekitar pukul 20.00 WITA, menghanguskan satu unit rumah milik warga.


Rumah panggung milik suami istri, Ramadi dan Sitti Minah, ludes terbakar beserta isinya. Warga sekitar berjuang memadamkan api dengan alat seadanya sebelum Pemadam Kebakaran Kabupaten Kepulauan Selayar tiba dengan tiga unit armada.

Sekitar pukul 22.00 WITA, api berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar. Kabid Damkar Kepulauan Selayar, Rahmat, yang dikonfirmasi oleh redaksi sesaat lalu, mengatakan pihaknya selalu berupaya memberikan bantuan tercepat dalam setiap peristiwa kebakaran di Bumi Tana Doang.

Rahmat menjelaskan, pemadaman agak terkendala karena jarak yang cukup jauh dari pusat kota. Posko bantuan terdekat dari lokasi kebakaran juga menurunkan armada, namun tetap kewalahan mengatasi kobaran api yang semakin membesar.

"Armada yang kami kerahkan sebanyak tiga unit, dua unit dari Posko induk dan satu unit dari Posko terdekat. Namun pada saat yang bersamaan, kami juga mendapatkan laporan dari warga yang menyatakan terjadi kebakaran di Dusun Palemba Desa Kalepadang Bonto Haru," ucap Rahmat.

Rahmat yang juga turun ke lokasi kebakaran di Patori kemudian menuju Dusun Palemba di Desa Kalepadang, namun ternyata tidak ada kejadian sebagaimana dilaporkan warga.

"Padahal warga ini menangis saat memberikan laporan di kantor Damkar, mengatakan bahwa rumah kerabatnya di Palemba terbakar. Saat kami tiba di lokasi, tidak ada satu pun rumah warga yang terbakar." tuturnya

"Jadi perlu kami luruskan, bahwa personil Damkar tidak lambat dalam menangani laporan kebakaran. Namun, kami juga mendapatkan laporan yang bersamaan dan armada yang kita miliki terbatas," ujarnya.

Rahmat menambahkan bahwa saat ini pihak Damkar masih melakukan pendataan terkait jumlah kerugian yang dialami oleh korban.

"Untuk kebakaran di Patori, terdapat satu rumah panggung milik korban atas nama Ramadi yang ludes terbakar beserta isinya. Total kerugian masih kita data, namun korban mengatakan memiliki uang tunai sebesar Rp 10 juta yang tidak sempat diselamatkan. Penyebab kebakaran diduga korsleting arus pendek," tutup Rahmat. *** 

Tags :

bm
Redaksi by: sulselLima.com

Pemasangan Iklan/ Kerjasama/ Penawaran Event; Proposal dapat dikirim ke Email : sulsellima@gmail.com