<
BREAKING NEWS

Kepala BI Sulsel Tinjau Rumah Batik Khas Bulukumba, Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Penguatan UMKM

BULUKUMBA, SULSELLIMA.COM - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda, didampingi Ketua Dekranasda Bulukumba, Andi Herfida Muchtar, meninjau langsung proses membatik di Rumah Batik Bunga Mawar, Desa Topanda, Kecamatan Rilau Ale, Rabu, 4 Februari 2026.


Rumah Batik Bunga Mawar merupakan rumah batik pertama yang memproduksi batik khas Kabupaten Bulukumba. Kunjungan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel ini dilakukan di sela-sela rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Bulukumba ke-66 Tahun 2026.

Selain meninjau rumah batik di Desa Topanda, Rizki Ernadi bersama rombongan juga mengunjungi UMKM Rumah Kemasan yang berlokasi di BTN Bontokamase, Kecamatan Gantarang.

“Alhamdulillah, saya sudah melihat langsung Batik Mawar ini. Ternyata sudah lama berproduksi dan melibatkan ibu-ibu. Menurut saya ini sangat baik untuk pemberdayaan kaum perempuan agar terus berkembang,” ujar Rizki Ernadi.

Ia menegaskan, Bank Indonesia siap memberikan dukungan kepada UMKM, baik dalam bentuk pelatihan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, maupun bantuan sarana dan prasarana produksi apabila memang dibutuhkan.

Sementara itu, Pendiri Rumah Batik Bunga Mawar, Andi Mawar, mengungkapkan bahwa usaha tersebut dirintis sejak tahun 2022. Awalnya, ia hanya memproduksi kain pantai Bira, namun seiring waktu berkembang ke usaha membatik setelah mendapatkan pelatihan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian bersama Dekranasda.

“Alhamdulillah, dulu yang bekerja hanya enam orang. Sekarang sudah bertambah menjadi 30 orang dengan melibatkan kaum ibu-ibu,” ungkapnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua Dekranasda Bulukumba, Andi Herfida Muchtar, atas pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan hingga menghadirkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia di rumah batiknya.

“Kami sangat senang atas kehadiran Kepala BI. Kunjungan ini semakin memotivasi kami untuk terus berkembang,” imbuhnya.

Ketua Dekranasda Bulukumba, Andi Herfida Muchtar, menyampaikan bahwa dalam upaya pembinaan UMKM di Kabupaten Bulukumba, pihaknya terus berupaya memfasilitasi pelaku UMKM dengan berbagai lembaga terkait, termasuk Bank Indonesia.

Melalui Dekranasda, ia berharap intervensi dan dukungan kepada UMKM dapat lebih merata sehingga tidak ada kelompok UMKM tertentu yang memonopoli bantuan.

Sebagai informasi, selain pelatihan membatik, Pemerintah Kabupaten Bulukumba bersama Dekranasda juga telah melaksanakan pelatihan anyaman daun lontar. 

Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat dalam memproduksi kriya anyaman berbahan dasar daun lontar sebagai bagian dari pengembangan ekonomi kreatif daerah.(*)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image