TSY Absen di UKK, Bursa Ketua DPC PKB Bulukumba Makin Terbuka
BULUKUMBA, SULSELLIMA.COM – Kontestasi pemilihan Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bulukumba semakin menghangat. Sejumlah nama besar dipastikan ikut meramaikan bursa, mulai dari petahana Fahidin HDK, legislator Andi Aan Purnomo, hingga figur eksternal H. Amry.
Di tengah persaingan tersebut, nama Tomy Satria Yulianto (TSY) sebelumnya sempat digadang-gadang sebagai kandidat kuat. Ketua Dewan Syuro DPC PKB Bulukumba itu dinilai memiliki peluang besar untuk memimpin partai.
Namun dinamika berubah. Meski telah diusulkan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) dan masuk dalam daftar yang diajukan ke tingkat wilayah, TSY dipastikan tidak melanjutkan ke tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).
Keputusan tersebut dibenarkan oleh Salahuddin, Wakil Ketua DPC PKB Bulukumba sekaligus orang dekat TSY. Ia menegaskan, langkah itu diambil dengan pertimbangan pribadi, sekaligus memberikan ruang bagi kader internal.
“Benar. Kakak TSY memilih tidak ikut UKK dengan alasan pribadi dan mendahulukan para kader. Ini bukan dikategorikan mundur, tapi lebih menghormati para pengurus lainnya,” ujarnya.
Menurut Salahuddin, keputusan tersebut mencerminkan komitmen TSY dalam mendorong regenerasi kepemimpinan di tubuh PKB Bulukumba. Ia dinilai ingin memberi kesempatan lebih luas kepada kader lain untuk berkompetisi secara sehat.
Selama ini, peran TSY di internal partai tergolong signifikan. Selain menjabat Ketua Dewan Syuro, ia juga berperan sebagai Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) pada Pemilu Legislatif 2024. Di bawah kepemimpinannya, PKB Bulukumba berhasil meraih enam kursi di DPRD dan mengamankan posisi unsur pimpinan.
Lebih lanjut, TSY juga disebut menyampaikan apresiasi kepada DPW dan PAC yang telah mengusulkan namanya sebagai calon Ketua DPC. Namun saat ini, ia memilih fokus pada penugasan di tingkat provinsi sebagai bagian dari kepengurusan DPW PKB Sulawesi Selatan.
“Kakak TSY saat ini fokus pada penugasan di DPW PKB Sulsel, termasuk sebagai Wakil Ketua,” tambah Salahuddin.
Dengan absennya TSY dalam tahapan UKK, kontestasi Ketua DPC PKB Bulukumba dipastikan semakin terbuka. Situasi ini sekaligus menjadi momentum bagi kader internal untuk menunjukkan kapasitas dan visi mereka dalam menentukan arah kepemimpinan partai ke depan.***