<
BREAKING NEWS

Festival Literasi Bulukumba Digelar 26 Oktober, Dorong Budaya Baca dan Kreativitas Masyarakat


Bulukumna, sulsellima.com — Pemerintah Kabupaten Bulukumba Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, siap menggelar Festival Literasi pada 26 Oktober 2026. Kegiatan ini akan berlangsung di halaman Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bulukumba sebagai upaya memperkuat budaya literasi sekaligus meningkatkan minat baca masyarakat.


Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bulukumba, Ferryawan Zulfahmi, S.STP., M.Si., dalam siaran persnya, Jumat (23/10/2026), menyampaikan bahwa Festival Literasi dirancang tidak sekadar menjadi ajang promosi buku, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi, apresiasi, dan pengembangan kreativitas masyarakat.

Menurutnya, penguatan literasi merupakan bagian penting dalam membangun masyarakat yang cerdas, kritis, kreatif, dan memiliki daya saing. Karena itu, perpustakaan perlu terus bertransformasi agar semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat dan menjadi pusat pembelajaran sepanjang hayat.

Festival ini juga menjadi wadah apresiasi bagi pustakawan, pegiat literasi, komunitas, pelajar, serta penulis lokal untuk menampilkan karya, inovasi, dan berbagai aktivitas yang berkaitan dengan pengembangan literasi.

Perpustakaan sebagai Pusat Kreativitas

Lebih dari sekadar tempat membaca dan meminjam buku, Festival Literasi diharapkan dapat memperkuat peran perpustakaan sebagai ruang publik yang inklusif, edukatif, dan produktif.

Melalui pendekatan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, perpustakaan didorong menjadi tempat masyarakat bertukar gagasan, memperoleh pengetahuan, mengembangkan keterampilan, serta melahirkan berbagai inovasi yang bermanfaat.

Untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas, kegiatan literasi juga perlu dikemas secara menarik dan interaktif. Sejumlah aktivitas, seperti bedah buku, gelar wicara (*talkshow*), serta kegiatan edukatif lainnya, menjadi bagian dari pendekatan yang dapat mendekatkan literasi dengan kehidupan sehari-hari.

Dengan konsep tersebut, festival diharapkan mampu menghadirkan pengalaman literasi yang lebih menyenangkan, khususnya bagi anak-anak dan generasi muda.

Membangun Generasi Kritis dan Berdaya Saing

Penyelenggaraan Festival Literasi juga diarahkan untuk menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini, memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan bermutu, serta membangun kemampuan berpikir kritis dan inovatif.

Literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kecakapan memahami informasi, mengolah pengetahuan, serta menggunakannya untuk mengambil keputusan dan menyelesaikan persoalan.

Selain itu, festival ini diharapkan dapat menjadi ruang untuk mengintegrasikan literasi dengan pelestarian budaya lokal. Karya dan potensi masyarakat, termasuk kreativitas generasi muda Bulukumba, perlu memperoleh ruang untuk ditampilkan dan dikembangkan.

Kehadiran berbagai kegiatan literasi juga diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan perpustakaan kepada masyarakat, termasuk melalui pameran atau bazar buku serta layanan perpustakaan keliling apabila menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.

Literasi sebagai Investasi Masa Depan Daerah

Festival Literasi Bulukumba menjadi salah satu momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas literasi, dunia pendidikan, pustakawan, penulis, dan masyarakat.

Penguatan budaya baca membutuhkan keterlibatan berbagai pihak secara berkelanjutan. Festival menjadi pintu masuk untuk membangun kebiasaan membaca, memperluas akses pengetahuan, serta mendorong lahirnya masyarakat yang lebih terbuka terhadap gagasan dan perkembangan zaman.

Melalui kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober 2026 tersebut, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bulukumba berharap literasi semakin tumbuh sebagai bagian dari kehidupan masyarakat, bukan hanya menjadi aktivitas seremonial.

Pada akhirnya, penguatan literasi diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan Kabupaten Bulukumba yang lebih cerdas, kreatif, dan berdaya saing.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image