Pastikan Jadi Stimulan Sementara Hidup Normal, Wabup Tomy Satria Pantau Langsung Penyerahan BLT DD

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Pastikan Jadi Stimulan Sementara Hidup Normal, Wabup Tomy Satria Pantau Langsung Penyerahan BLT DD

SULSEL LIMA
Thursday, 14 May 2020
sulsellima.com Bulukumba - Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto memantau langsung penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Kecamatan Bulukumpa, pada Kamis (14/5/2020).
Bantuan BLT DD tersebut diperuntuhkan kepada masyarakat yang paling membutuhkan. Khususnya bagi masyarakat pra sejahtera dan masyarakat terdampak Covid-19.
Kehadiran Tomy Satria sekaligus memastikan penyerahan bantuan tersebut tepat sasaran. Dia mengatakan, segala jenis bantuan di tengah pendemi Covid-19 pada prinsipnya bisa menjadi stimulan sementara untuk hidup lebih normal.

"Bantuan ini harus tepat sasaran. Pemerintah desa, khususnya aparat pemerintah tingkah bawah harus memonitor penyerahan bantuan ini. Harapan kita dengan adanya bantuan tersebut akan menjadi stimulan sementara untuk hidup lebih normal," kata Tomy Satria.

Olehnya, kata Tomy Satria, penyerahan bantuan ini harus merata, adil dan paling penting mendeteksi jika ada bantuan doubel. 

Tomy Satria menegaskan, di tengah pendemi ini pemerintah harus hadir memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat. Meski tidak bisa dihindari anggaran yang selalu terbatas, tapi harus memaksimalkan agar tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan perihal pemenuhan kebutuhan dasar.

"Saya harap semua bisa bekerjasama agar bantuan di tengah Pendemi Covid-19 ini bisa menyentuh semua masyarakat yang memak berhak mendapatkan bantuan," kata Tomy.

Tomy menjelaskan, ada beberapa sumber bantuan yang telah diserahkan, ada yang sementara dalam proses, diantaranya Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan dari pusat meliputi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai bantuan reguler. 

Kemudian ditambahkan lagi Sembako Covid-19, Bantuan Sosial Tunai (BST), lalu ada lagi Bantuan Langsung Tunai (BLT) desa dan kelurahan yang semuanya mengacu pada Data Terpadu Kementerian Sosial (DTKS) Kemensos.

"Kita harap penerima bantuan agar digunakan sebagai kebutuhan pokok atau kebutuhan dasar. Agar ini menjadi stimulan seluruh warga kita bisa hidup lebih normal," tandasnya.(*)