Pelayanan RSUD Shultan Dg Radja Tidak Maksimal, Aktivis SEMMI PC Bulukumba Angkat Bicara

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Pelayanan RSUD Shultan Dg Radja Tidak Maksimal, Aktivis SEMMI PC Bulukumba Angkat Bicara

SULSEL LIMA
Sunday, 16 August 2020

sulsellima.com Bulukumba - Beberapa hari yang lalu telah terjadi insiden yang memilukan di kabupaten bulukumba, yaitu meninggal nya ibu dan bayi di RSUD Shultan Dg Radja daerah bulukumba.


Menurut data yang ada bahwa pelayanan RSUD Shultan Dg Radja Kab. Bulukumba tidak maksimal kepada pasien, sehingga berujung kematian Ibu dan Bayi.


Hal ini di benarkan oleh keluarga korban yaitu H.A.Haris Ishak, dia mengaku menyesalkan pelayanan pihak rumah sakit yang tidak memberikan perhatian serius tehadap anaknya yang saat itu sudah dalam keadaan gawat ketika hendak melahirkan.


Andi Muh Idik Indra Maulana yang juga salah satu kader Serikat Mahasiswa Muslimin indonesia (SEMMI) Cabang Bulukumba, dia sangat menyayangkan pelayanan RSUD Bulukumba yang tidak maksimal.


"RSUD kab bulukumba ini kan tempat pelayanan kesehatan terbesar di bulukumba, harus nya dia menjadi contoh yang baik di tempat-tempat pelayanan kesehatan yang lain di bulukumba,Bukan nya menjadi contoh yang buru," ungkapnya


Indra juga mengatakan bahwa RSUD bulukumba sudah cacat hukum karna pelayanan nya tidak maksimal kepada pasien nya,"katanya


Lanjut, Jika memang benar apa yang di sampaikan keluarga korban, berarti ini sudah cacat hukum karna sudah melenceng dari Undang-undang no.44 tahun 2009 tentang rumah sakit, di situ sudah jelas tertera di poin (e) memperoleh layanan yang efektif dan efisien sehingga pasien terhindar dari kerugian fisik dan materi. Jadi saya minta kepada penegak hukum untuk memperhatikan hal ini," tutupnya.(Sakril)