Koreografer Muda Asal Bulukumba Raih Penghargaan di JPI Virtual 2020

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Koreografer Muda Asal Bulukumba Raih Penghargaan di JPI Virtual 2020

SULSEL LIMA
Wednesday, 23 December 2020

Bulukumba, Sulsellima.com - Festival Budaya dan Potensi Pemuda, Jambore Pemuda Indonesia yang digelar Kemenpora 20 Desember 2020 lalu menghadirkan 34 Provinsi di Indonesia.


Jambore pemuda Indonesia digelar secara virtual. Sejumlah perwakilan dari setiap provinsi hadir dengan kreasinya. Menampilkan adat dan budaya masing-masing.

Dari Sulsel, 15 anak muda hadir dengan menampilkan koreografer, untuk bertanding melawan provinsi lain di Sulsel. Mereka mengangkat cerita tentang sosok 'Anrong' (Bahasa Konjo, Red).  Dalam bahasa Indonesia Artinya Ibu. Di kajang, Ibu menjadi tokoh yang berpengaruh pada kawasan adat Kajang di kabupaten Bulukumba. Atau yang dikenal dengan Amma Toa.


Andi Sri Wiranto (21), salah satu koreografer asal Bulukumba mengaku, atas penampilan ciamiknya, ia dan 14 rekan masuk 5 besar. Dan menjadi juara 4 dari 34 Provinsi di Indonesia.


"Saya pribadi masih perlu banyak belajar, saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua orang yang sudah mendukung saya dan teman-teman hingga karya Anrong bisa meraih penghargaan tervaforit ke 4 se Indonesia" Ujar Wira belum lama ini.


Lebih Wira mengaku, awalnya karya Anrong dijadikan bahan ujian koreografi pada ujian final Mata Kuliah Koreografi di kampusnya. Namun karena dinilai baik,  Para Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI) Sulsel mempercayakan  untuk membawakan karyanya pada perhelatan JPI 2020 yg berlangsung dari tanggal 16 hingga 20 Desember 2020 itu.


"Tentu ini menjadi kemenangan bagi generasi muda di Sulsel. Khusus di kampung saya di Bulukumba. Semoga bisa jadi inspirasi yang baik untuk semua," Jelasnya.(*)