Sebagai Wujud Kepedulian, Bupati Sinjai Alokasikan Rp 400 Juta Untuk Ponpes

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Sebagai Wujud Kepedulian, Bupati Sinjai Alokasikan Rp 400 Juta Untuk Ponpes

SULSEL LIMA
Sunday, 20 December 2020

Sinjai, Sulsellima.com - Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) memberikan perhatian besar terhadap pondok pesantren (Ponpes) yang ada di Kabupaten Sinjai.


Sebagai buktinya, ia memberikan bantuan melalui Pemerintah Kabupaten Sinjai Rp400 juta pada tahun 2020 ini.


Jumlah anggaran tersebut diperuntukkan untuk delapan Ponpes yang ada di Bumi Panrita Kitta,' sebutan Sinjai. Dan setiap Ponpes diberikan dana hibah sebesar Rp50 juta.


Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) mengungkap, dirinya menyiapkan anggaran tersebut dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan peningkatan syiar Islam di daerah yang dipimpinnya.


ASA menitipkan kepercayaan kepada pengelola pondok pesantren dalam membina generasi muda yang berakhlakul karimah. Termasuk melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, terampil dan mampu menguasai ilmu bidang keagamaan dan ilmu teknologi lainnya yang bisa memajukan bangsa dan Sinjai nantinya.


Itulah tujuannya sehingga Pemerintah harus hadir di tengah-tengah pesantren agar bisa memajukan pesantren dan tidak tertinggal dari sekolah umum lainnya, kata lulusan Fakultas Hukum Trisakti itu.


" Kami komitmen untuk membina Ponpes dengan memberikan bantuan anggaran, kami memberikan kepercayaan penuh kepada pengelola Ponpes, peran Ponpes dibutuhkan di garda terdepan untuk melahirkan insan manusia yang berkualitas," ungkap ASA, Minggu (20/12/2020).


Bantuan hibah bukan baru tahun ini saja, tetapi sebelumnya pada tahun pertama memimpin Sinjai pada tahun 2019 lalu, ASA sudah memberikan bantuan hibah kepada tujuh Ponpes.


Dan tahun ini mengalami peningkatan jumlah Ponpes penerima bantuan hibah yakni delapan ponpes yang tersebar di Sinjai, meski di tengah pandemi Covid-19 melanda.


"Kami merealokasi sejumlah anggaran besar dalam penanganan Covid-19, tapi bantuan untuk Ponpes tidak kami alihkan karena kami memberikan perhatian khusus, program ini akan terus kami jalankan," tambahnya.


Pimpinan Ponpes Darul Ihsan Desa Salohe, Kecamatan Sinjai Timur, Mustakim mengakui jika Bupati ASA sangat dekat dengan para pengelola pondok pesantren. Apalagi kebijakan Pemda saat ini lebih memperhatikan perkembangan dan kebutuhan Ponpes.


" Kami bersyukur punya Bupati yang sangat peduli dengan pondok pesantren dan sebelum pandemi Covid-19 setiap subuh kami keliling masjid untuk salat subuh berjamaah," kuncinya.


Sebelumnya sejumlah pengelola pondok pesantren di Sinjai menyampaikan kepada Bupati ASA sebelum menjabat sebagai bupati bahwa sejumlah pondok pesantren di daerah tersebut sedang memprihatinkan fasilitas belajarnya.


Penyebabnya karena Ponpes jarang mendapatkan anggaran yang cukup untuk memperbaiki sarana gedung dari pemerintah. Di Kabupaten Sinjai sendiri terdapat 16 pondok pesantren yang tersebar di delapan kecamatan. (*)