SULSELLIMA.Com | Aktual - Objektif - Berimbang Bupati Bulukumba Kembali Lantik 468 Pejabat Administrator, Pengawas hingga Kapus - SULSELLIMA.COM | MELIHAT INDONESIA DARI SULSEL

Bupati Bulukumba Kembali Lantik 468 Pejabat Administrator, Pengawas hingga Kapus

BULUKUMBA, sulsellima.com- Gerbong mutasi lingkup Pemkab Bulukumba kembali bergulir untuk mengisi kelembagaan baru yang mulai berlaku tahun 2022.

Sebanyak 162 pejabat Administrator/Eselon III, dan 306 pejabat Pengawas/Eselon IV yang dilantik.

Selain itu, total 35 Kepala Puskesmas-Kepala Tata Usaha (KTU) Puskesmas dilantik dan diambil sumpahnya di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba, Kamis 13 Januari 2022.


Pejabat yang mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah secara langsung dibatasi. Hanya beberapa orang saja sebagai perwakilan. Lainnya, mengikuti pelantikan secara virtual Zoom Meeting.

Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf menyampaikan bahwa pelantikan kali ini merupakan penyempurnaan atau kelanjutan dari pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilaksanakan pada Senin lalu dalam rangka pengisian struktur kelembagaan baru yang dimulai pada tahun 2022 ini.

"Secara garis besar, pejabat yang dilantik pada hari ini adalah penempatan dan pergeseran, serta pengukuhan kembali kepada para pejabat dalam jabatannya karena adanya peraturan daerah tentang perubahan kelembagaan," kata Bupati yang akrab disapa Andi Utta.

Bupati berharap bagi pejabat Eselon III yang saat ini tak mendapat jabatan atas konsekuensi dari perampingan kelembagaan, agar dapat berbesar hati menerima keputusan ini.

"Sambil kita berupaya memberikan solusi untuk menempati jabatan Fungsional Madya melalui Uji Kompetensi ke depan," jelasnya.

Selaku pimpinan, pihaknya membutuhkan aparat pemerintah atau pejabat yang siap bekerja dan memiliki intergritas dan dedikasi yang tinggi dalam melaksanakan tugasnya.

"Kepada seluruh pejabat yang dilantik, agar bekerja secara profesional untuk Bulukumba, bukan bekerja untuk kepentingan pribadi atau kelompok," kata Andi Utta.

Ia menuturkan, pejabat yang mengalami pergeseran wajib membantu pejabat baru yang menggantinya, termasuk menyerahkan seluruh aset maupun dokumen atau data-data yang dibutuhkan.

"Jabatan hanya sementara, sedangkan integritas, moral dan kejujuran adalah sikap dan akhlak yang baik yang akan dikenang sepanjang masa," terang Andi Utta.

Olehnya Andi Utta mengajak untuk menjadi Abdi Negara dan Abdi Masyarakat yang memiliki sikap dan perilaku yang terpuji dengan menunjukkan integritas dan dedikasi dalam mengemban amanah selaku ASN.

Atas perampingan kelembagaan, beberapa pejabat eselon III.A dan eselon III.B sebelumnya tidak mendapat jabatan atau non eselon

Tags :

bm
Redaksi by: sulselLima.com

Pemasangan Iklan/ Kerjasama/ Penawaran Event; Proposal dapat dikirim ke Email : sulsellima@gmail.com

Posting Komentar