<
BREAKING NEWS

Kapal Nelayan Asal Selayar Tenggelam di Perairan Polman, Lima ABK Selamat Setelah Dua Jam Terapung di Laut


Mandar, sulsellima.com– Musibah laut kembali menimpa nelayan asal Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Sebuah kapal nelayan yang mengangkut lima awak dilaporkan tenggelam di perairan Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Jumat (24/7/2026). Seluruh awak kapal berhasil diselamatkan setelah sekitar dua jam bertahan terapung di tengah laut.

Peristiwa tersebut menambah daftar kecelakaan pelayaran yang belakangan ini terjadi dan melibatkan warga Kepulauan Selayar. Sebelumnya, publik juga dihebohkan dengan tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan Polassi, Kecamatan Bontosikuyu, serta insiden KM Balibo yang nyaris hanyut akibat cuaca buruk di lintasan Pamatata–Bira.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, lima korban merupakan anak buah kapal (ABK) Kapal Nusantara Laut 21 yang berasal dari Pulau Kayuadi, Kabupaten Kepulauan Selayar. Mereka telah berlayar sekitar dua pekan untuk melakukan penangkapan ikan di perairan Kabupaten Mamuju.

Dalam perjalanan pulang menuju Selayar, sekitar pukul 07.00 Wita kapal mengalami kebocoran saat melintas di perairan Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar. Air yang terus masuk ke lambung kapal membuat para awak tidak mampu lagi mempertahankan kapal tetap mengapung.

Demi menyelamatkan diri, seluruh awak kapal memutuskan meninggalkan kapal dan bertahan di laut dengan menggunakan pelampung sambil menunggu bantuan.

Sekitar pukul 09.00 Wita, kelima nelayan akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat oleh David (32), seorang nelayan asal Desa Tangnga-Tangnga, Kecamatan Tinambung, yang sedang melaut di sekitar lokasi kejadian.

Seluruh korban kemudian dievakuasi ke daratan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Hingga kini, belum ada laporan mengenai penyebab pasti kebocoran kapal, sementara bangkai kapal dilaporkan tenggelam di lokasi kejadian.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya peningkatan standar keselamatan pelayaran, terutama bagi kapal-kapal nelayan yang beroperasi di perairan Sulawesi yang dikenal memiliki kondisi cuaca dan gelombang yang dapat berubah dengan cepat.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image