Pilkada Bulukumba 2020 : Tomy Satria Berpeluang Kendarai Golkar

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Pilkada Bulukumba 2020 : Tomy Satria Berpeluang Kendarai Golkar

SULSEL LIMA
Sunday, 9 February 2020
Poto : Tomy Satria Saat mengikuti Fit tes di DPD 1 Golkar
sulsellima.com Bulukumba - DPD I Partai Golkar Sulsel mengirim sejumlah nama ke DPP untuk dapat diusung pada Pilka

da 2020 mendatang. Dari 12 kabupaten/kota, ada 10 kabupaten telah diusulkan, salah satunya dari Kabupaten Bulukumba.

Terdapat empat nama yang diserahkan  ke DPP datang dari kabupaten berjuluk Butta Panrita Lopi. Tiga nama tersebut adalah kader Golkar yaitu, Jamaluddin M Syamsir, Risman Pasigai, Hamzah Pangki. Sedangkan satu nama lainnya yaitu  Tomy Satria Yulianto, Wabup Bulukumba saat ini.

Bukan tanpa alasan jika Golkar mengusung nama Tomy Satria ke DPP. Selain karena Wabup berkacamata itu mengikuti semua proses seleksi di Golkar, ia juga adalah kandidat dengan survei Popularitas, dan Akseptabilitas tertinggi belakangan ini.

Dengan begitu, Tomy Satria juga membuka peluangnya untuk mengendarai partai berlambang pohon beringin itu di Pilkada Bulukumba 2020.

Saat di konfirmasi, TSY akronim nama Tomy Satria Yulianto menyampaikan jika dirinya hingga hari ini masih mengikuti semua Tahapan Di partai Golkar

"Kita masih ikut di semua tahapan partai golkar, terakhir kita di fit oleh beberapa tim pakar di partai ini" ujar tomy satria

Kesamaan visi dengan partai berlambang pohon beringin ini melihat kabupaten bulukumba menjadi lebih baik lagi sehingga kami mengikuti setiap mekanisme partai

"Kita harus mendeklarasikan bahwa bulukumba merupakan kabupaten terbaik di sulawesi selatan. Tidak banyak kemudian kabupaten di sulawesi selatan mendapatkan respon cepat dalam pelaporan kuangannya di sulawesi selatan salah satunya bulukumba,"Tutup tomy satria.

Seperti di ketahui sebelumnya tim pakar partai golkar Dr. Hasrullah ini menyebut kan Tomy Satria merupakan salah satu pemimpin di sulawesi selatan dengan keahlian Komunikasi politik Yang baik

Ke 10 daerah yang telah ditetapkan yakni, Makassar, Maros, Barru, Soppeng, Bulukumba, Selayar, Luwu Utara, Luwu Timur, Tana Toraja dan Toraja  utara.(*)