Terima Aduan Masyarakat, Kadis Sosial Selayar Gerak Cepat Berikan Batuan

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Terima Aduan Masyarakat, Kadis Sosial Selayar Gerak Cepat Berikan Batuan

SULSEL LIMA
Tuesday, 4 February 2020
Kondisi Gubuk Nenek Denni saat di kunjungi kadis sosila selayar
sulsellima.com Selayar - Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Selayar bergerak cepat menindaklanjuti laporan terkait adanya seorang nenek yang tinggal  disebuah gubuk yang jauh dari kesan layak huni di Desa Pammatata, Kecamatan Bontomatene Kabupaten Selayar

Tampak Kepala Dinas Sosial Patta Amir, bersama jajarannya didampingi Kepala Desa Pamatata terjun langsung ke lokasi memastikan informasi tersebut, Selasa (4/1/2020)

"memang benar Nenek Denni (80) tinggal di sebuah gubuk yang tidak layak huni" ujar Patta Amir

Dikatakannya bahwa kondisi Nenek Denni, sebelumnya mempunyai rumah parmanen, kebun dan beberapa ruas tanah, sehingga ia tidak terdata sebagai keluarga miskin, namun karena sesuatu dan dan lain hal menimpah, nasibnya kini jauh berubah dari kondisi sebelumnya.

Saat dikunjungi Nenek Denni ditemani anak laki-lakinya, dan telah meminta agar orang tuanya mau tinggal bersama keluarganya dirumah miliknya yang lebih layak, namun ditolak. Walau demikian sang anak rutin mengunjungi  dan bahkan saat ini sedang berupaya membangun rumah untuk orang tuanya sedikit demi sedikit.

Kadis Sosial menambahkan bahwa sembari menunggu pembangunan rumah tersebut rampung, pihaknya akan tetap menfasilitasi bantuan berupa bahan material untuk pembangunan rumah layak huni bagi Nenek Denni.

Saat kunjungannya Patta Amir beserta jajarannya juga menyerahkan bantuan sosial berupa sembako, berharap bantuan tersebut sedikit dapat meringangkan beban Nenek Denni.

Dirinya juga mengimbau kepada seluruh stakeholder yang ada khususnya para kepala desa untuk berperan aktif melaporkan data keluarga miskin yang ada diwilayahnya.

Sementara itu Kades Pamatata Latunru, ST menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasihnya atas kunjungan Dinas Sosial untuk membantu warganya yang sedang mengalami kesusahan. (*)