Tinggalkan Tomy Satria? Pengamat Sebut NasDem "Berjudi"

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Tinggalkan Tomy Satria? Pengamat Sebut NasDem "Berjudi"

SULSEL LIMA
Monday, 17 February 2020
Tomy Satria Pake Kecamata Bersama Arunk Spink Ngobrol Santai
Sulsellima.com Bulukumba  - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi merekomendasikan Askar HL - Arum Spink di Pilkada Bulukumba. Mengusung kader internal dengan politisi Partai NasDem. Rekomendasi itu memunculkan spekulasi perihal gestur arah dukungan NasDem.

Meski NasDem belum secara terang-terangan menyampaikan ke publik arah dukungannya di Pilkada Bulukumba, tapi pernyataan Wakil Ketua Umum DPP PPP, Amir Uskara yang menyebut bahwa PPP tidak akan confidance mengeluarkan rekomendasi tanpa komunikasi dengan partai koalisi, merujuk pada kemungkinan rekomendasi NasDem menyusul PPP.

Direktur Lembaga Survei dan Konsultan Politik Nurani Strategic, Nurmal Idrus yang dikonfirmasi menilai, NasDem memiliki strategi tersendiri jika menempuh strategis itu, yakni ikut mengusung Askar-Pipink. Menurutnya Pipink juga bukan politisi kacangan terbukti lolos ke DPRD Sulsel dua periode.

Akan tetapi kata dia, NasDem akan "berjudi" jika meninggalkan Tomy Satria.

"Saya pikir Nasdem berjudi jika melepaskan Tomy Satria. Dia masih memimpin survey persepsi pemilih di Bulukumba hari ini. Setidaknya itu menurut temuan kami dari Nurani Strategic di Bulukumba," Nurmal, Senin (17/2/2020).

Ia melanjutkan, jika PPP berhasil membangun koalisi dengan NasDem, maka ini adalah strategi untuk mengejar keterpilihan Tomy Satria.

"Bagi PPP ini strategis karena keterpilihan Askar yang berada di posisi kedua di bawah Tomy bisa terdongkrak dengan bantuan Pipink," ungkap dia.

Nurmal tidak menepis bahwa gestur NasDem memiliki kemungkinan menyusul rekomendasi PPP. Namun kata dia, dalam menatap Pilkada NasDem tentu punya hitungan sendiri. Partai ini, kata dia punya ruang yang lebar untuk menentukan strategi karena mereka punya banyak stok kader bagus di Bulukumba.

"Jadi, apakah NasDem akan menyusul semua tergantung pembacaan strategi mereka," ungkapnya.

Sebelumnya Wakil Ketua DPP PPP Amir Uskara menegaskan, bahwa PPP tidak akan mungkin percaya diri mengeluarkan rekomendasi lebih awal tanpa komunikasi dengan partai koalisi di tingkat pusat. Pernyataan ini merujuk pada kemungkinan rekomendasi NasDem menyusul sebagai partai tempat Pipink mengabdi.

"Kita sudah ada komunikasi politik di tingkat pusat. Kita sudah komunikasi dengan DPP partai koalisi, sehingga rekomendasi yang kita keluarkan itu tidak sia-sia," kata Amir Uskara, saat ditemui di lokasi perayaan Hari Lahir PPP, Gedung Haji Bate, Jalan Tumanurung, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (17/2/2020).