SULSELLIMA.Com | Aktual - Objektif - Berimbang Setahun Yang Lalu, Rosmini Sudah Ada Tanda Pada Tanggal Yang Sama Rasa Sakit Ini Akan Berlalu - SULSELLIMA.Com | Berita Sulsel Aktual - Objektif - Berimbang

Setahun Yang Lalu, Rosmini Sudah Ada Tanda Pada Tanggal Yang Sama Rasa Sakit Ini Akan Berlalu

sulsellima.com - Terima kasih pernah aku jadi tempatmu mengeluh, menyadarkan kepala saat aku letih, pernah jadi tempat di mana aku bisa membagi duniaku, tawa dan sedihku. Di mana aku tidak perlu takut untuk kesepian dan merasa t ada yang peduli sepenuhnya.

Dunia memang tak mungkin akan selamanya jadi milik ku.
Aku percaya dan tahu pasti itu, bahwa apa yang datang suatu hari akan pergi. Karena tidak ada yang abadi di bumi ini. Ketika kita memulai cerita kita, aku tahu suatu saat kita akan terpisah bagaimana pun caranya. Aku memang dulu berharap, kita punya cerita yang selamanya. Bisa melewatkan berbagai musim,  melewati setiap pergantian tahun demi tahun tanpa harus merasa kesepian. Tapi nyatanya, takdir punya kisah lain untuk kita jalani.
Aku yakin, yang terbaik sudah diberikan aku diberikan.

Tidak ada yang salah dari perpisahan ini. Kamu harus banyak belajar untuk bisa menghargai apa yang masih ada yang kau dimiliki, dan  harus belajar untuk jadi gadis dewasa. Tidak ada yang salah dari semua ini, tidak juga salah satu dari kita. Aku menganggap ini sudah takdir yang sudah di tentukan yang tidak bisa lagi ditunda-tunda sebenarnya, saat bisa membuat diri semakin dewasa dan tidak memaksa untuk memiliki yang bukan digariskan untuk kita.

Untuk memulai kisah baru. Bukankah semua pembelajaran pasti pernah menemukan titik gagal? Dan sayangnya itu terjadi pada cerita kita. Jangan pernah menyesal, sebuah perpisahan sudah di kemas dengan baik dan diatur untuk tujuan tertentu, Ini Menjadi sebatas pembelajaran.
 Duniamu akan tetap jadi milikmu, begitu juga dengan duniaku, kita sudah berbeda alam.

Mau tahu ? Tanggal 9 Mei 2019 atau setahun lalu, sudah ada tanda bahwa pada tanggal yang sama rasa sakit ini akan berlalu. # Wanita itu di sayang bukannya di sakiti. Tepat Tanggal 9 Mei 2020,Wanita itu di nasehati bukannya di penggal.

Sementara yang hilang hanyalah sebuah kata yang di sayangkan, yang pernah jadi harapan dalam setiap doa-doaku yang pernah jadi mimpi yang hampir saja bisa aku raih.

Tapi dunia yang kita punya tetap saja akhirnya harus terhenti, harus menyadari bahwa tidak lagi berputar untuk cerita kita, yang dipunya hanya tinggal cerita masa lalu, kenanglah yang baik buatmu, dan maafkan semua yang mungkin kurang berakhir baik buatmu.

Bukan tentang menghitung seberapa banyak rasa bahagia yang sudah aku diterima, tapi bukankah melelahkan jika selamanya harus jadi pejuang cinta seorang diri maka aku pasrah saja apa yang harus kau lakukan padaku suatu tanda bahwa mencitai sampai titik darah penhabisan.

Aku merelakan dan ikhlas, tapi tidak melupakan ini. Aku melangkah pergi, karena aku tahu dunia kita sudah tidak lagi sama.

di alam ini terasa sunyi
Sepi bagaikan tak berisi
Hilang tanpa jejak
Yang menghampiri hanyalah gelap

Manakah yang kukenal dulu?
Mentari hilang ditelan bumi
Keramaian tinggallah kesepian
Sekarang hanyalah penderitaan

Bolehkah kuambil setitik pelita?
Bolehkah kuambil cahaya bulan?
Bolehkah kuambil cakrawala langit?
Bolehkah kuganti mentari pagi untuk malam tiba?
Semuanya sisa cerita kini hilang begitu saja. Yang kuharapankan bahwa ini adalah pelajaran buat yang masih hidup didunia.

Penulis : Muh Yunus
Gagal Sarjana

Tags :

bm
Redaksi by: SULSELLIMA

Pemasangan Iklan/ Kerjasama/ Penawaran Event; Proposal dapat dikirim ke Email : sulsellima@gmail.com