Tomy Satria Sosok Pemimpin Millenial Yang Dekat Dengan Rakyat

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Tomy Satria Sosok Pemimpin Millenial Yang Dekat Dengan Rakyat

SULSEL LIMA
Wednesday, 26 August 2020
sulsellima.com Bulukumba- Pemimpin yang baik adalah orang-orang terpilih yang cerdas, kuat, mampu dan memiliki kapasitas yang bagus untuk bisa membimbing dan mengarahkan  untuk meraih tujuan bersama dengan menerapkan cara-cara yang baik dan sehat.

Pada era Millenial ini, tidak banyak pemimpin yang bisa disebut pemimpin millenial, itu terjadi karenaasih banyaknya tipikal pemimpin yang masih belum mengetahui karateristik generasi Millenial.

Dalam menggambarkan generasi milenial, banyak orang-orang yang memberikan stigma negatif terhadap generasi ini. Ada yang bilang “kaum milenial adalah orang yang egois”, “kaum milenial adalah anak-anak yang tidak mau bersusah payah”, ada juga yang bilang bahwa “anak milenial tidak bisa hidup dalam tekanan”, dan beberapa stigma negatif lainnya.

Stigma-stigma negatif tersebut tidak jarang membuat para pemimpin baru menjadi takut dan kewalahan jika mereka harus mengelola dan memimpin generasi milenial. Akan tetapi sebagai seorang pemimpin, mau tidak mau  harus menghadapi kenyataan bahwa generasi milenial sudah mulai memasuki dunia kerja dan populasi mereka semakin bertambah dari hari ke hari. Oleh karena itu, seorang pemimpin harus menyiapkan fisik dan mentalnya dengan sangat baik agar bisa menjadi seorang pemimpin yang baik untuk generasi milenial.

Namun di Kabupaten Bulukumba, pemimpin Millenial, pantas dinobatkan ke sosok Tomy Satria Yulianto. Mengapa, karena sosoknya yang sangat berbaur pada lintas generasi.

Selama menjabat sebagai wakil Bupati di Bulukumba, Tomy Satria selalu hadir di tengah-tengah kaum millenial. Pada banyak sesi Tomy Satria hadir menjadi kakak yang baik, begitupun motivator bagi mereka.

Diakui atau tidak, Tomy Satria memfaktakan hal itu. Terbukti, sebagai jabatan Wakil Bupati, Tomy Satria adalah pejabat yang paling aktif di sosial media. Begitupun di lapangan.

Karakter Tomy Satria yang sederhana dan Humbel (Ramah, Red), menjadi salah satu tolak ukurnya. Bahkan, karakteristik yang terbangun dalam dirinya menggambarkan unsur millenial. Ada beberapa faktor, Tomy Satria disebut pemimpin Millenial.

1. Aktif Bersosial Media

Di Bulukumba, sekelas pejabat, hanya Tomy Satria yang sejak 5 tahun lalu, selalu aktif dalam sosial media. Bahkan bisa disebut 'Hyperaktif'. Faktanya, dengan jumlah pertemanan Facebook mencapai ambang batas, Tomy Satria selalu aktif memposting informasi dan menjadi motivasi bagi kaum millenial. Pada banyak momen pun, Tomy Satria sejak 5 tahun terakhir kerap kali memberi ucapan selamat ulang tahun ke teman facebooknya.

Tomy Satria juga selalu hadir di facebook menjawab segala kegelisahan dan kritikan pemerintahannya. Artinya, tidak perlu menjadi pejabat yang super formal dalam menyampaikan argumen, untuk menjawab kegelisahan para kaum millenial.

Tak hanya Facebook, Tomy Satria juga adalah salah satu pejabat yang paling intens di instagram. Ia aktif membagika (Repost) postingan yang menandainya di instagram untuk dijadikan cerita di IG-nya, @tomysatriayulianto.

2. Pribadi Yang Sombere dan Santun

Telah jauh hari, Tomy dikenal pemimpin yang 'Sombere' (Ramah). Kepribadiannya yang sederhana menggambarkan masyarakat yang dipimpinnya. Masyarakat tak sungkan-sungkan untuk menemuinya, terlebih mengiriminya pesan WhatsApp.

Banyak yang mengakui hal itu, jika Tomy Satria adalah pejabat yang paling mudah diakses siapapun. Buktinya, keluhan masyarakat yang disampaikan melalui pesen facebooknya, selalu dijawab.

Kata Fahidin Hdk, Legislator Bulukumba, Di Bulukumba, Tomy Satria tidak ada duanya untuk soal kedekatan dengan masyarakat.

"Saya juga heran, tenaga apa yang digunakan beliau. Biasanya, sampai jam 02.00 Dini hari, jika masyarakat ada yang mengiriminya pesan, dan dia masih aktif di sosmed, pasti dibalas. Artinya, kepekaannya untuk mendengar segala kegelisahan dan kebahagiaan masyarakat, dia selalu hadir," Kata Fahidin Hdk.

Hal lain yang membuktikan Tomy Satria adalah pemimpin millenial saat ini adalah, sosoknya yang selalu menjadi perebutan emak-emak untuk foto bersama atau berswafoto. Dimanapun Tomy menghadiri acara, sejak 5 tahun silam, ia selalu menjadi buruan untuk foto bersama.

Demi memuaskan hasrat berswafoto warga, Tomy bahkan harus mempersiapkan waktunya yang berjam-jam. Bukan diinginkan, namun keinginan masyarakat yang selalu menciptakan momen itu.

3. Dekat dengan pemuda dan millenial

Kedekatannya dengan kaum muda di Bulukumba tak perlu dipertanyakan. Tomy Satria selalu hadir sebagai kakak yang baik dalam memberi petunjuk kebaikan. Itu dibuktikan dengan supornya pada banyak even kepemudaan.

Dibidang olah raga misalnya, Tomy Satria sejak 5 tahun silam selalu menghadiri dan mensupor even keolahragaan di semua jenis olah raga yang ada. Tomy bahkan selalu menjadi pemain yang didadak untuk menjalani laga eksebisi.

Jiwa muda yang dimiliki sosok pria berakronim TSY itu, dibuktikan dengan keaktifannya mensupor kegiatan kekinian. Tomy Satria pada banyak pertemuan hadir membuka event olah raga E-Sports, PUBG Mobile dan Mobile Legand.

Tak sampai di situ, jiwa nongkrong Tomy Satria tak bisa dipungkiri sangat melekat. Di Bulukumba, Lapangan Pemuda yang selalu menjadi lokasi nongkrong, Tomy Satria selal ditemui. Sekedar bergabung untuk 'Nge-Milk' bahkan diskusi kecil-kecilan dengan pengunjung.

4. Tampilan Yang Fashionable

Jika berbiacara tentang tampilan, Tomy Satria nyaris sempurna pada momen apapun. Karakteristik berkacamatanya adalah salah satu 'trend fashion' saat ini. Bahkan di dunia, kacamata menjadi pelengkap fashion yang wajib dikenakan oleh millenial.

Tak hanya soal itu, Tomy Satria juga dikenala Fashionable karena gaya Sneakersnya. Untuk yang satu ini, Tomy Satria menjadi salah satu pejabat paling trendy. Bahkan salah satu media Nasional pernah mengulas tentang tampilan Snaekersnya. (https://makassar.tribunnews.com/2017/11/09/video-liat-gaya-wabup-bulukumba-pakai-sneakers-ala-mellenial)


Saat Launching Kacamatayya Squad di Posko Pemenangan Kacamatayya, ia akan menjadikan sepatu Compass miliknya untuk 'Give Away'.

Hanya saja kata Tomy, Pemimpin Millenial itu bukan tentang Fashion semata, melainkan pola pikir dan karakter. " Untuk mengetahui sosok pemimpin Millenial, harus dilihat dari rekam jejaknya selama ini. Untuk ketahui siapa yang asli dan siapa yang palsu atau KW. Apakah Tomy Satria barupi datang  dengan bergaya millenial,? Atau barupi datang karena ada maunya. Karena millenial itu soal jati diri, bukan yang dipaksakan atau dibuat-buat, " katanya.

5. Cerdas dan Kharismatik

Soal kecerdasan, Tomy Satria tak boleh dipandang sebelah mata. Pembuktiannya bisa dilihat dari rekam jejak kelembagaan dan organisasi yang pernah diikutinya. Ia bahkan kerap menjadi narasumber pada diskusi lintas pemuda, bahkan mancanegara.

Kepasifannya menggunakan bahasa Inggris, juga menjadi keunggulan Tomy Satria dalam mengembangkan wilayah kepemimpinannya. Tomy bahkan telah mendapat sejumlah penghargaan personalnya. Sebut saja, penghargaan FISIP Unhas Award 2020 sebagai alumni terbaik yang telah menorehkan catatan sebagai tokoh muda yang berhasil dalam memimpin Kabupaten Bulukumba sebagai Wakil Bupati Bulukumba periode 2015-2020. Penghargaan saat itu diserahkan langsung oleh Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Dwia Ariestina Pulubuhu.

Di atas adalah beberapa penggambaran, mengapa Tomy Satria dikenal sebagai sosok pemimpin Millenial saat ini. Artikel ini pun dambil dari berbagai sumber.(Sakril)