Bupati Bulukumba Letakkan Batu Pertama Pembangunan Pesantren Nurul Islam Na’na

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Bupati Bulukumba Letakkan Batu Pertama Pembangunan Pesantren Nurul Islam Na’na

SULSEL LIMA
Wednesday, 9 September 2020

sulsellima.com Bulukumba - Panitia Pembangunan Pesantren Nurul Islam Na’na Kelurahan Borong Rappoa Kecamatan Kindang mengundang Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali untuk meletakkan batu pertama pondasi bangunan, sebagai tanda dimulainya pembangunan Pesantren Nurul Islam Na’na yang rencananya akan membina santri penghafal Alquran.


Ketua Panitia Wahid Satuli menyampaikan tujuan pembangunan pesantren tersebut didasari oleh kuatnya kebutuhan mendasar warga terkait pendidikan keagamaan di wilayah yang berada di pinggiran kaki pegunungan Lompobattang ini.


Dengan keberadaan pesantren nantinya, lanjutnya menjadi harapan besar bagi masyarakat untuk melahirkan tahfiz (penghafal Alquran) yang berkualitas dan mampu mewakili Kabupaten Bulukumba dalam berbagai event lomba keagamaan, baik skala provinsi maupun nasional.


“Selain pesantren, di lokasi ini juga kami akan membangun masjid sebagai tempat ibadah agar lebih memperkuat pondasi keagamaan para santri nantinya,” ungkap Wahid saat menyampaikan laporan di peletakan batu pertama pembangunan Pesantren Nurul Islam di Na’na, Rabu 9 September 2020.


Pihaknya, tambah Wahid bersyukur oleh karena ada warga yang bersedia menghibahkan lahannya sebagai lokasi pembangunan pesantren di lembah Na’na. Adapun anggaran awal dari pembangunan pesantren tersebut murni dari swadaya masyarakat setempat.


“Selaku panitia, kami juga tetap berharap adanya bantuan dari para dermawan,” pinta Wahid yang menargetkan penyelesaian pembangunan dapat rampung di awal tahun 2021 dan mulai digunakan pada pertengahan 2021 nantinya.


Sementara itu, Bupati AM Sukri Sappewali menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada warga Na’na yang menginisiasi pembangunan pesantren Nurul Islam tersebut. Karena melalui pembangunan pesantren ini, maka kelak menjadi wadah pembinaan generasi muda, menempa para santri dalam menimbah ilmu agama atau menjadi penghafal Alquran di masa mendatang.


“Saya berharap, dengan dimulainya tahapan pembangunan pesantren Nurul Islam ini, akan memberikan motivasi dan harapan yang lebih besar untuk terus melanjutkan dan menyelesaikan pembangunannya,” ungkapnya.


Pihak panitia, kata AM Sukri Sappewali bisa memasukkan permohonan bantuan anggaran ke Pemerintah Kabupaten Bulukumba, maupun dapat meminta sumbangan kepada para dermawan.


“Pembangunan pesantren adalah investasi dunia akhir, sepanjang kita semua ikhlas membantu,” bebernya.


Pada kesempatan tersebut, Bupati dua periode ini menyampaikan bahwa pembangunan jalanan aspal yang telah lama dinantikan oleh warga Na’na akhirnya sudah terwujud di tahun 2020 ini, dimana pekerjaan pengaspalan tahap pertama telah dilakukan sepanjang 3,5 kilometer.


Dirinya berharap kelanjutan pembangunan jalan aspal tersebut tetap dianggarkan pada tahun anggaran berikutnya.(*)