Jelang Pencabutan Nomor Urut Paslon, Jubir Kacamatayya Imbau Relawannya Tak Mobilisasi Massa dan Konvoi

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Jelang Pencabutan Nomor Urut Paslon, Jubir Kacamatayya Imbau Relawannya Tak Mobilisasi Massa dan Konvoi

SULSEL LIMA
Tuesday, 22 September 2020

sulsellima.com Bulukumba- Sebagai kandidat dengan survei, pasangan calon kepala daerah Kabupaten Bulukumba, Tomy Satria Yulianto-Andi Makkasau tak dipungkiri memiliki ribuan relawan disemua kecapatan, itu dibuktikan saat pendaftaran 5 September lalu, lebih dari 10 Ribu warga mengantarkannya ke KPU. 


Jelang pencabutan nomor urut yang dihelat pada Kamis (24/9/2020) lalu, akan dikemas lebih berbeda saat pendaftaran demi mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi covid-19 yang sedang mewabah. 


Pasangan Tomy Satria-Andi Makkasau melalui Juru Bicaranya (Jubir), Hilmiaty Asip mengeluarkan imbauan agar para simpatisan tidak melakukan konvoi dan mobilisasi massa saat pencabutan nomor urut nanti. 


"Sebagai Jubir Kacamatayya, saya menhimbau kepada seluruh tim relawan, simpatisan dan pendukung untuk tidak melakukan mobilisasi massa, berkumpul, konvoi dan arakarakan dalam mengantar pasangan kacamatayya ke KPUD untuk mematuhi protokol kesehatan covid 19 demi keselamatan kita bersama," Kata mantan legislator Bulukumba itu, Selasa (22/9/2020).


Namun pihak relawan Kacamatayya, kata Hilmiaty tetap bisa menyaksikan Tomy Satria-Andi Makkasau melakukan pencabutan nomor urut melalui live streaming di facebook yang linknya nanti akan dibagikan kepada seluaruh kelompok relawan disetiap desa dan kecamatan. 


" dalam rangka mengakomodir semangat para tim dan relawan Kacamatayya kami mengajak para tim dan relawan untuk bersama-sama menyaksikan prosesi pencabutan no urut melalui live streaming Facebook di Info Warga Bulukumba (IWB) dan chanel lainnya di mana saja berada, baik di rumah pemenangan, dan masing-masing posko pemenangan dengan tetap mematuhi dan memperhatikan protokol kesehatan covid 19, yaitu cuci tangan, pakai masker dan tetap jaga jarak, "Jelas Hilmi. 


Lebih jauh eks legislator Hanura itu mengakui,  semangat dan kecintaan para relawan kepada pasangan Kacamatayya tak mampu terbendung, namu demi menjaga keselamatan bersama dan mencegah dari hal-hal yg tdk diinginkan serta mematuhi anjuran pemerintah, tetap mengedepankan protokol kesehatan, ini juga adalah merupakan salah satu bentuk


"Mari kita tetap mengedepankan keselamatan kita bersama ditengah wabah ini, kita harus mampu menahan diri dan memberi contoh yang baik kepada masyarakat, demi kecintaan kita kepada Bulukumba" Jelasnya. 


"mari kita perlihatkan jiwa kebersamaan, saling tenggang rasa dan memahami dan saling mensupport hal-hal baik dalam situasi yg ada pada saat ini demi Bulukumba yang kita cintai," Kuncinya.(*)