Presiden Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Pejabat Bulukumba Ikuti dari Ruang Pola Kantor Bupati secara Virtual

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Presiden Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Pejabat Bulukumba Ikuti dari Ruang Pola Kantor Bupati secara Virtual

SULSEL LIMA
Wednesday, 30 September 2020

Bulukumba, sulsellima.com - Pelaksanaan upacara Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2020 dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Namun karena masih situasi wabah Covid-19, upacara yang dipusatkan di Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya, Jakarta Timur   diikuti secara virtual oleh seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.


Upacara dimulai pukul 08.00 WIB dipimpin oleh Presiden Jokowi selaku inspektur upacara dan didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Di lapangan, upacara diikuti secara fisik oleh personel TNI-Polri dengan menerapkan jaga jarak dan jumlah yang terbatas.


Tak ada pidato Presiden dalam upacara tersebut. Teks Pancasila dibacakan Ketua MPR Bambang Soesatyo. Sementara pembukaan UUD 1945 dibacakan Ketua DPD, La Nyalla Mattaliti. Sementara itu pembacaan dan penandatanganan ikrar dilakukan Ketua DPR, Puan Maharani dan pembacaan doa oleh Menko PMK Muhadjir Effendi.


Sementara itu di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba, tampak hadir mengikuti upacara, Bupati AM Sukri Sappewali, Sekretaris Daerah, Andi Bau Amal, Zulkifli Saiye mewakili Ketua DPRD Bulukumba. Selain itu ada Ketua Pengadilan Negeri, Khoiruman Pandi Kesuma Harahap, Dandim 1411 Letkol ARM Joko Triyanto dan Kapolres AKBP Gani Alamsyah, serta dihadiri para pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Bulukumba.


Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2020 ini mengambil tema “Indonesia Maju Berlandaskan Pancasila”. Meski dalam memperingatinya dilaksanakan secara virtual, Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali berharap tidak mengurangi rasa patriotisme kita selaku bangsa Indonesia, khususnya dalam mengenang perjuangan para pahlawan yang telah gugur mempertahankan Pancasila sebagai ideologi dan falsafah Negara Kesatuan Republik Indonesia.


“Pancasila telah mempersatukan bangsa ini, sehingga kita harus bangga dan cinta terhadap Pancasila,” harap AM Sukri Sappewali, Kamis 1 Oktober 2020.(*)