Pastikan Pendidikan Merata, TSY-AM Ungkap Komitmen Pendidikan Gratis Mutlak

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Pastikan Pendidikan Merata, TSY-AM Ungkap Komitmen Pendidikan Gratis Mutlak

SULSEL LIMA
Sunday, 4 October 2020

Bulukumba, sulsellima.com - Pasangan nomor urut 3, Tomy Satria Yulianto-Andi Makkasau di Pilkada Bulukumba 9 Desember 2020 mendatang terus menebar komitmen progran strategis. Salah satunya adalah program pendidikan gratis mutlak tanpa pungutan.


Program ini dicanangkan untuk memastikan agar pendidikan merata dan menjamin seluruh generasi bisa mengikuti jenjang pendidikan formal. Dimana diketahui saat ini pendidikan formal hanya gratis SPP dan biaya bulanan. Namun masih banyak biaya yang perlu ditanggung oleh orang tua siswa, misalnya seragam sekolah, alat tulis menulis, buku panduan dan Lembar Kerja Siswa (LKS) dan beberapa lainnya.


Dengan hadirnya program pendidikan gratis mutlak pasangan yang menggunakan tagline "Terus Mangabdi" itu, dipastikan mulai dari seragam sekolah, alat tulis serta penunjang lainnya benar-benar gratis dan tanpa pungutan.


Program ini kembali disampaikan Tomy Satria saat bersilaturahmi dengan sejumlah warga Kecamatan Ujung Bulu dari lorong ke lorong, Minggu (4/10/2020).


"Jika selama ini negara hanya menanggung beban biaya bulanan atau SPP, melalui program pendidikan gratis mutlak ini akan menanggung secara keseluruhan. Mulai dari seragam sepati hingga topi, alat tulis menulis dan perlengkapan belajar lainnya," kata Tomy Satria saat bersilaturahmi dengan warga di Lingkungan Kampung Nipa, Kelurahan Bentengnge.


Melalui program itu juga menjamin semangat belajar anak akan terjaga. Sebab tidak ada lagi siswa yang merasa minder jika ada perbedaan seragam ataupun perlengkapan sekolah lainnya.


"Dengan begitu, semua peserta didik merasa memiliki perlakuan yang sama. Tidak ada lagi istila anak A pake seragam baru dan anak B pake seragam ini. Atau A pake sepatu merek bagus dan anak B menggunakan sepatu merk kualitas rendah. Semua anak merasa dirinya sama di dalam sekolah," ungkap Tomy.


Melalui program itu lanjut dia, sehingga tidak ada lagi alasan orang tua tidak memberikan kesempatan anaknya bersekolah lantaran terkendala biaya. Tomy mengatakan, program ini juga menjamin generasi pelanjut bisa melanjutkan pendidikan, tanpa mengenal siapa dan apa latar belakang orang tuanya.


"Pendidikan gratis mutlak ini adalah program Kacamatayya yang telah melalui kajian panjang dan serius, baik mempertimbangkan pemerarataan pendidikan dan semangat peserta didik untuk belajar. Sehingga, tidak ada lagi beban orang tua sama sekali," tandasnya.(*)