SULSELLIMA.Com | Aktual - Objektif - Berimbang Akibat Material, Warga Bulukumpa Terkapar Tabrak Tumpukan Pasir di Bahu Jalan - SULSELLIMA.COM | MELIHAT INDONESIA DARI SULSEL

Akibat Material, Warga Bulukumpa Terkapar Tabrak Tumpukan Pasir di Bahu Jalan

BULUKUMBA,sulsellima.com - Salah satu pengendara motor menjadi korban (AN) dan (RH) yang merupakan pasangan suami istri berasal dari Bontobaju, Kecamatan Bulukumpa, kabupaten Bulukumba,telah menjadi korban kecelakaan akibat menabrak tumpukan bahan matrial pasir yang di taru pada sembarang tempat, matrial tersebut disinyalir kuat akan digunakan untuk pengerjaan proyek pengerjaan gorong-gorong dan dsrainase yang bersumber dari APBD Kabupaten Bulukumba


Kelalaian itu diduga oleh oknum rekanan kontraktor, yang menaruh material pasir itu tanpa memberikan rambu-rambu, bukan hanya itu tumpukan pasir itu juga memakan ruas jalan hingga setengah lebar badan jalan (3 Meter), mengakibtakn para pengendara yang hendak melintas terganggu.

Proyek yang belum diketahui keterangannya tersebut, layak dijuluki dengan proyek siluman, hal itu karena tidak adanya papan kegiatan maupun papan informasi di lokasi kegiatan tepatnya Jl. Durian, Kelurahan Tanete, Kecamatan Bulukumpa, sehingga sulit bagi masyarakat untuk mengetahuinya.

Kejadian itu terjadi pada Hari Kamis (2/12/2021) malam sekitar pukul 19:45 WIB dan korban (AN) dan (RH) langsung dilarikan ke Puskesmas Tanete dan berdasarkan penulusuran awak media sulsellima.com yang didapat pada korban mengalami luka berat bagian Luka Atung bagian kepala benjol karena terjungkir dan Rahmat bagian kaki dan pinggang

Atas kejadian tersebut, hal itu menjadi jadi sorotan dan perbincangan masyarakat sekitar. Salah satunya sorotan tersebut datang dari Warga Jalan Durian. 

Keluarga korban P.imun, mengatakan Harusnya dalam menaruh barang dipinggir jalan kasih donk rambu rambu, 10-30 meter sebelum barang. Agar pengendara lain sudah tahu bahwa didepan ada barang matrial apakah itu batu kali, pasir dan lain-lainnya. Lah ini tidak ada rambu-rambu sama sekali, berarti lalai.

“Saya minta semua harus ikut bertangung jawab atas kejadian tersebut. Dari mulai rekanan atau kontraktor, Konsultan, Pengawas, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Kepala Dinas. Karena diduga akibat lemahnya pegawasan dan tidak diberikannya arahan dari konsultan maupun Dinas,"ujarnya.

Lanjut, ia pun menyebutkan bahwa, sebelumnya juga hampir tejadi kecelakaan pada pada pengendara lewat jalan itu karena penerangan tidak ada dan Tumpukan matrial di biarkan di jalanan hampir nabrak juga tapi masih bisa di hidarakan dari tumpukan material tersebut,"ujarnya.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak kontraktor dan Dinas terkait belum dapat dihubungi. (Akbar Lagaligo)

Tags :

bm
Redaksi by: sulselLima.com

Pemasangan Iklan/ Kerjasama/ Penawaran Event; Proposal dapat dikirim ke Email : sulsellima@gmail.com

Posting Komentar