Hadiri Musprov VII Kadin Sulsel, Ini Harapan Andi Sudirman Sulaiman

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Hadiri Musprov VII Kadin Sulsel, Ini Harapan Andi Sudirman Sulaiman

SULSEL LIMA
Saturday, 7 March 2020
sulsellima.com Makassar - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri Musyawarah Provinsi (Musprov) VII Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sulawesi Selatan 2020 dengan tema 'Reformulasi Peran Strategis Kadin Sulsel Menjawab Tantangan Dunia Usaha di Era Milenial, berlangsung di Hotel Gammara, Jalan Metro Tanjung Bunga, Makasaart sulawesi selatan. Sabtu, (7/3/2020).
Ketua Panitia Musprov VII Kadin Muhammad Natsir melaporkan, bahwa ada 14 calon ketua umum 2019-2024 yang mendaftar yang dilakukan secara online dan nantinya akan diserahkan kepada forum untuk ditindaklanjuti.
"Saat ini ada sudah ada empat belas calon yang mendafar, semuanya akan diverifikasi dan diserahkan ke forum ," ucapnya.

Menanggapi calon yang siap bertarung pada Musprov ini, Ketua Kadin Sulsel Zulkarnain Arief menyampaikan, bahwa tentu meletakkan sebuah harapan di pundak para kandidat dalam menghadapi tantangan kedepan

"Saya katakan bahwa semakin banyak tantangannya maka tambah banyak peluangnya, untuk bisa menggerakkan ekonomi Indonesia harus kita jawab dengan suatu bukti karya dan kita harus menjadi daerah yang bisa memberikan kontribusi besar kepada bangsa ini khususnya bidang ekonomi," terangnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, bahwa salah satu parameter organisasi itu menarik dan memiliki magnet adalah ketika dibuka pendaftaran calon ketua umum pada saat suksesi kepemimpinan, banyak yang mendaftar untuk bersaing menjadi ketua umum.

"Mudah-mudahan dengan adanya animo seperti ini, Insya Allah kedepannya Kadin Sulsel ini akan menjadi barometer Indonesia diluar dari pulau Jawa dan bisa memberikan peran strategis". Ungkapnya

Ia menyampaikan bahwa pemerintah provinsi membuka selebar-lebarnya peluang untuk bersinergi dan kolaborasi menuju tujuan bersama.

"Sinergi dan kolaborasi harus kita lakukan untuk tujuan bersama, usaha kecil dan yang besar harus bersinergi, saling membesarkan dan saling mendukung" harapnya.

Seperti yang dikatakan oleh ketua Kadin, lanjut Andi Sudirman, bahwa amanah itu berat sekali. Karena bukan persoalan menjabatnya yang susah tetapi persoalan yang pertama ditanyakan adalah apakah anda sudah berlaku adil dalam menjalankan amanah.

"Saya akan berusaha menjadi wasit terbaik untuk Sulawesi Selatan. Karena tidak baik saya wasit, saya juga yang menendang bolanya. Saya tidak bisa seperti itu, saya cukup menjadi wasit saja. Karena, saya berusaha menjadi pelayan rakyat. Diriku sebagai pelayan masyarakat, untuk menjadi pemimpin yang diamanahkan untuk berbuat adil," tandasnya.

Turut hadir dalam acara ini, Ketua umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani, Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Dwia Aries Tina, Pengusaha Nasir Kalla, Anggota DPR RI Andi Iwan Aras, Ketua HIPMI Sulsel 2013 - 2016 Amirullah Abbas.(*)