Desa Jojjolo Bulukumba Mulai Salurkan BLT Covid19, 176 KK Dapat Bantuan

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Desa Jojjolo Bulukumba Mulai Salurkan BLT Covid19, 176 KK Dapat Bantuan

SULSEL LIMA
Tuesday, 5 May 2020
sulsellima.com Bulukumba- Bantuan pemerintah di tengah pandemi covid19 mulai disalurkan di tingkat desa di Kabupaten Bulukumba, Sulsel. Ratusan kepala keluarga yang memenuhi kriteria telah mendapat bantuan tahap awal.
Penyerahan bantuan langsung tunai (BLT)  Tahun anggaran 2020, di Bulukumba dimulai   di desa Jojjolo Kecamatan Bulukumpa. Sebanyak 176 KK menerima bantuan tersebut, baik yang melalui transfer, maupun tunia.

Kepala desa Jojjolo, Hajah Marniati Jufri mengaku, bantuan yang diserahkan sebanyak Rp600 Ribu per KK. Bersumber dari Dana Desa.

"Anggaran yang kami kucurkan sebesar Rp. 316.800.000. Setiap KK menerima bantuan Rp600 Ribu selama tiga bulan. Penyerahan ke pada warga tentunya kita berharap, untuk digunakan dalam kebutuhan sehari-harinya," Ujar Kades ramah itu.

Penyerahan bantuan ini juga dilajukan simbolis oleh Asisten Administrasi Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Andi Buyung Saputra. Didampingi Camat Bulukumpa, Salman Z Patongai, dan Kasi
PMD kecamatan  Bulukumpa, Nurjannah serta pendamping desa dan pendamping lokal desa.

Andi Buyung Saputra mengaku, langkah awal dengan mengucurkan bantuan ke warga desa, adalah hal yang inovatif dilakukan pemerintah desa. Dengan begitu, warga yang benar-benar terkena dampak  covid19 bisa menikmati bantuan tersebut.

"Tentunya kita berharap bantuan ini dapat tersalurkan dengan baik dan benar, dan tepat sasaran. Kita berharap pemerintah desa dan pendamping desa dapat bersinergi dengan baik sehingga penggunaan dana desa untuk penanganan covid19 bisa tepat sasaran," Ujar Andi Buyung.

Sentara, salah seorang penerima bantuan, Sambang (73) mengaku sangat senang mendapat bantuan tersebut. Ia akan mempergynakannya untuk kebutuhan sehari-hari selama adanya pandemi.

" Saya sangat senang. Terima kasih banyak untuk pemerintah atas bantuannya. Saya nanti mau beli beras, telur dan untuk kebutuhan sehari-hari," Ujar kakek Sambang dengan bahasa daerahnya.(Sakril)