Unit Reskrim Polsek Ujung Bulu di Back Up Unit Resmob Polres Bulukumba Ungkap Kasus Penikaman Daeng Becak
-->

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Unit Reskrim Polsek Ujung Bulu di Back Up Unit Resmob Polres Bulukumba Ungkap Kasus Penikaman Daeng Becak

SULSEL LIMA
Wednesday, 24 June 2020
sulsellima.com Bulukumba - Sempat Viral, Unit Reskrim Polsek Ujung Bulu Polres Bulukumba yang di Back Up Unit Resmob Polres Bulukumba berhasil amankan terduga pelaku Penganiayaan yang terjadi di Jln. Jenderal Sudirman, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten. Kamis (25/06/2020).

Korban Abd. Haris Baji (45 ) yang berprofesi sebagai tukang Becak mengalami luka robek dan berdarah pada betis sebelah kiri akibat di aniaya oleh terduga pelaku Eki Ardiansyah (26)  dengan menggunakan sebilah Badik.

Berdasarkan rekaman CCTV di tempat kejadian perkara dan serangkaian penyelidikan kemudian didapatkan informasi dan ciri2 terduga pelaku,
Unit Reskrim Polsek Ujung Bulu yang di Back Up Unit Resmob Polres Bulukumba bergerak cepat menuju sasaran di rumah kediaman terduga pelaku di Jl.Abd Karim Kelurahan Bentenge Kecamatan Ujung Bulu Kabupaten Bulukumba dan berhasil mengamankan Eki Ardiansyah (26).

Kapolsek Ujung Bulu AKP H.Syafaruddin,SH., menerangkan kejadian ini berawal pada saat terduga pelaku turun dari motornya dan terjatuh dan diketawai Korban yang sementara makan diatas becaknya sekira pukul 03.29 Wita dini hari tanggal 24 Juni 2020, tidak terima diketawai Korban terduga pelaku  ( berteman ) menghampiri Korban kemudian salah satu terduga pelaku langsung menikam Korban dengan menggunakan Sebilah Badik yang mengakibatkan luka robek dan berdarah pada betis sebelah kiri Korban.

"Hasil interogasi pelaku mengakui bahwa benar ia yang telah melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan senjata tajam jenis badik, berawal pada saat ia berboncengan dengan seorang rekannya Wawan melintas di TKP yang kemudian berhenti dan terjatuh dan diketawai Korban tak terima di ketawai pelaku langsung melakukan penikaman terhadap Korban, ia pun mengakui bahwa pada saat melakukan penganiayaan tersebut ia dalam keadaan Pengaruh minuman keras (mabuk) dan kemudian barang bukti senjata tajam jenis badik yang ia gunakan diberikan kepada rekannya Wawan yang sampai saat ini msih dilakukan pencarian"ungkap AKP H.Syafarudin, SH.(*)