Sambut Tomy Satria, Warga Lintas Generasi di Bontitori Bilang Begini

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Sambut Tomy Satria, Warga Lintas Generasi di Bontitori Bilang Begini

SULSEL LIMA
Sunday, 9 August 2020
sulsellima.com Bulukumba - Warga Kecamatan Bontotiro lintas desa dan lintas generasi memiliki penilaian tersendiri terhadap Tomy Satria Yulianto. Wakil Bupati aktif yang akan kembali maju pada Pilkada Bulukumba itu dinilai sebagai sosok pemimpin masa depan yang selalu menghadirkan rakyat di hatinya.

Hal ini diakui oleh sejumlah warga. Basse Asia, warga Desa Buhung Bundang mengatakan, dirinya mengenal Tomy Satria bukan baru sekarang. Dia mengungkap bahwa Tomy Selama ini selalu hadir pada setiap undangan warga Bontotiro, khususnya Buhung Bundang.

"Pak Tomy itu orangnya baik. Selalu hadir untuk warga. Yang membuat saya salut karena tidak pernah menjanjikan iming-iming materi, yang dijanjikan adalah gagasan dan masa depan yang lebih baik. Apalagi kalau ada acara-acara warga, kalau diundang pak Tomy selalu datang," kata Basse Asia, Minggu (9/8/2020).

Hal itu diungkapkan Basse saat menjamu Tomy Satria di kediaman pribadinya. Basse mengaku mengundang Tomy lantaran adanya banyak warga yang meminta bersilaturahmi langsung.

"Saya juga mau bilang, ini bukti yang berbicara. Kalau ada yang bertanya apa yang sudah dikerjakan Tomy Satria selama lima tahun mendapingi pak Andi Sukri, kita bisa lihat jalan dari Bonto Tangnga sampai ke sini," katanya.

Sementara itu pemuda Desa Dwitiro, Kasman Faizal menilai Tomy Satria adalah pemimpin yang aspiratif dan partisipatif. Alasannya sebab Tomy tidak sulit untuk ditemui, muda ditemani berbincang dan menerima saat disodorkan saran.

"Ini fakta, saya pernah merasakan. Saat ada acara sepak bola di Basokeng. Kami ada beberapa teman-teman sempat berbincang dengan pak Tomy. Ini bukan di Kantor, tapi kami berbincang saat beliau datang memberikan support pada kegiatan sepak bola," ungkap dia.

Berbeda dengan warga Bonto Tangnga, Rudi. Baginya Tomy yang berpasangan dengan Andi Makkasau pada Pilkada Bulukumba 9 Desember 2020 mendatang sangat layak untuk diberi kesempatan. Ia menilai bahwa Tomy telah melalui ujian atau konsekuensi terberat sebagai sorang pemimpin.

"Kalau mau jadi pemimpin, harus siap dikritik dan bahkan harus siap dibully. Dan pak Tomy telah melalui itu. Bisa kita saksikan, kalau dikritik pak Tomy hanya memberikan penjelasan selanjutnya bekerja jika memang ada yang mau dibenahi," ungkap dia.

Untuk diketahui, libur akhir pekan itu dimanfaatkan Tomy Satria menghadiri sejumlah undangan silaturahmi. Dalam kesempatan itu ia meminta restu dan doa perihal rencananya bersama Andi Makkasau maju pada Pilkada Bulukumba mendatang.

"Saya hadir di depan kita semua, mau meminta restu dan doa ta. Kehadiran saya juga sekaligus mempertegas komitmen, karena Tomy Satria ini bukan ji orang baru di Bontotiro," ungkapnya.(*)