Pengaspalan di Desa Karassing, Warga: Salah Satu Bukti Kerja ST15

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Pengaspalan di Desa Karassing, Warga: Salah Satu Bukti Kerja ST15

SULSEL LIMA
Wednesday, 4 November 2020

Bulukumba, sulsellima.com - Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto, yang saat ini sedang cuti masa kampanye menjadi salah satu Calon Bupati yang paling sering dibincangkan publik.



Posisinya selaku Wakil Bupati, tentu menjadi sasaran empuk bagi sebagian pihak yang menilai kinerjanya  kurang memuaskan. 



Kendati demikian, tak kurang pula  warga mengapresiasi dan mengakui keberhasilan Tomy selaku Wakil Bupati mendampingi Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali.


Tokoh Masyarakat Kecamatan Herlang, yang juga Mantan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bulukumba, Andi Nasaruddin Gau  misalnya, menilai sosok TSY sebagai Wakil Bupati telah sukses sesuai tupoksinya,  khususnya dalam mendampingi Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali. 



"Keduanya harmonis, bagaikan Matahari dan Bulan, baik Pak Sukri dan Pak Tomy, telah mempertontongkan pemerintahan yang harmonis, saya melihat Pak Sukri sebagai orang tua dan Tomy sebagai Anak, mendidik dan menghormati,"katanya.



Adanya pihak yang menilai era pemerintahan ST15 gagal adalah penilaian subjektif, apalagi memang saat ini sedang berlangsung momentum Pilkada Bulukumba dimana Tomy Satria maju sebagai Calon Bupati. 


"Biarkan masyarakat menilai, karena seyogyanya tak ada satupun pemerintahan yang bisa memuaskan seluruh masyarakatnya, "ujarnya.




Andi Nasarrudin Gau mengatakan, keliru jika ada pihak yang menilai pemerintahan Sukri-Tomy gagal alias tak memberikan satu bukti. 


"Pembangunan itu jangan hanya dilihat dari adanya bangunan monumental saja, tapi harus dilihat dari berbagai indikator, apakah kita menutup mata dengan sudah banyaknya ruas jalan yang diaspal, pun masih ada yang belum, tapi tentu ada berbagai alasan, bisa saja ruas jalan itu adalah domain Provinsi ataukah desa,"jelasnya.



Tidak hanya itu, era pemerintahan Sukri-Tomy juga mampu menurunkan angka kemiskinan dari 8,15 persen diawal pemerintahannya hingga saat ini menjadi 7,26 persen. Hal itu juga bisa dilihat dari geliat ekonomi menjamurnya  UKM.



"Di Lapangan pemuda misalnya, adanya aktifitas ekonomi disana. Kita tidak bisa menutup mata akan hal itu,"ucapnya.



Sementara itu, Sahoria Warga Dusun Pallantikang, Desa Karassing, Kecamatan Herlang, mengatakan era kepemimpinan Sukri-Tomy, telah memberikan bukti, kala itu 2017, salah satu ruas jalan didesanya diperbaiki. Bahkan, ia mengigat betul kala Sukri-Tomy (ST15) melakukan kampanye pada 2015 lalu, warga meminta pengaspalan di Ruas Jalan Ereinung-Batuasang sepanjang satu kilometer saja.


"Saat itu kita minta biar satu kilometer saja, tapi alhamdulillah ruas jalan yang kita minta itu di aspal Tiga  kilometer, kedepan jika Pak Tomy memimpin, agar seluruh jalan di desa kami diperbaiki dan perbaikan infrastruktur umum lainnya,"harapnya.



Erik warga Karassing lainnya, berharap agar masyararakat bijak dalam menilai kinerja pemerintahan Sukri-Tomy secara objektif dan dengan berbagai indikator. 


"Bagaimana dengan ruas jalan di desa kami, yang hanya kami minta satu kilometer tapi diaspal tiga kilometer, apakah semua ini masih salah Tomy? Saya sebagai salah satu warga Herlang yang tinggal di Karassing, tidak mau mengingkari apalagi menutup mata atas keberpihakan Tomy Satria selaku Wakil Bupati,"pungkasnya.(*)