Digawangi Oleh Kepala Desa Millenial, Desa Tompong Patu Mampu Bersaing

BONE, SULSELLIMA.com- Desa Tompong Patu, berada di wilayah Kec Kahu, Kab Bone, Sulawesi Selatan ini, tak kalah menarik untuk dibahas, selain pertumbuhan ekonominya maju pesat terutama di bidang pertanian, tradisi masyarakatnya juga sangat mengagumkan.

Kepala desa yang dijabat oleh seorang anak mudah mellenial perempuan, (Andi Nila), adalah putri terbaik asli desa ini, beliau mampu mensejajarkan desa tersebut degan desa-desa maju yang berada di wilayah kec Kahu.


Desa dengan luas wilayah  11,96 km², dengan Jumlah penduduk 2.876 jiwa, Kepadatan 240 jiwa/km² yang dikomandangi oleh Kepala Desa : Andi Nilawati, SKM, Sekretaris Desa : Ismail, SS, Ketua BPD : Andi Jamaluddin. Dengan cepat roda perekonomian desa Tompong Patu berkembang jauh lebih pesat.


Seperti desa tetangga (Sanrego), pemerintah juga mengupayakan keberlangsungan sistem irigasi untuk mengoptimalkan produksi pertanian demi kesejahteraan masyarakat di desa ini. Aliran irigasi tersebut berasal dari bendungan Sanrego.


Tidak heran, kalau para petani didesa Tompong Patu ini menuai hasil panen dua kali dalam waktu satu tahun. Kemudian mampu memberikan  berkontribusi paling signifikan kedua di kec Kahu dari sektor hasil pertanian. Desa Tompong Patu pun sangat strategis dalam hal potensi bisnis, pendidikan dan transportasi. 


Digawangi oleh kepala desa millenial, (Andi Nila). Anak muda desa Tompong Patu tumbuh berwawasan luas serta tingkat kecerdasan yang tinggi, terbukti dari hasil kreatifitas teknologi digital, anak mudah di desa ini, kemudian ikut meramaikan industri hiburan dunia maya, seperti video YouTube yang kini sudah tersebar luas dimasyarakat degan tema 'Pappaseng' filem pendek ini juga dirilis dikawasan desa Tompong Patu dengan pemerang utama, Andi Tenripada, juga berasal dari desa ini.


Bukan hanya itu, puluhan piala penghargaan berjejer dikantor desa ini atas pencapaian anak-anak mudah desa Tompong Patu, baik dari bidang pendidikan, budaya, seni dan olahraga.


Kehidupan bermasyarakatnya juga sangat toleransi, adat budaya turun temurun masih sangat kental. Penduduk yang begitu ramah dan hamparan sawah yang indah akan menyambut ketika anda bertandang ke desa ini.


Terdapat rumah adat 'Sarajae' berdiri kokoh sampai saat ini. Kemudian menjadi ikon desa Tompong Patu, yang tidak dimiliki oleh desa-desa lain. Juga pusat kesehatan desa, dimana masyarakat Tompong Patu bebas berobat ditempat ini, dipantau langsung oleh kepala desa, (Andi Nila).


"Tta desa (Andi Nila) itu kalau ada warganya yang sakit atau mau melahirkan urgent, beliau sendiri yang mengantarnya langsung kepuskesdes, "kata Andi Sukarni, salah satu pegawai kantor desa Tompong Patu, saat kami komfirmasi lewat sambungan telepon, minggu (6/6/2021).


Andi Nila, juga berencana untuk membangun Rumah Singgah diperbatasan desa Sanrego - Tompong Patu. Rumah singgah ini nantinya akan berpungsi  untuk memberikan tempat peristirahatan bagi masyarakat yang berkunjung ke desa ini, namun belum sempat terealisasi akibat pandemi covid-19.


"Kalau rencana pembangunan rumah singgah itu tertunda akibat covid, dana desa untuk sementara dialokasikan ke bansos, nanti setelah covid berlalu, tta desa mulai bergerak, "lanjut Andi Sukarni.


Kemudian Andi Sukarni menceritakan perihal kinerja kepala desa millenial ini (Andi Nila), yang dianggap loyalitas tinggi terhadap warganya.


"Tta desa (Andi Nila) sangat mencintai warganya, beliau  lebih mementingkan warganya daripada keluarga dan dirinya sendiri, setiap ada masalah, beliau langsung turun tangan, tidak perduli itu siang atau malam, "pungkas Andi Sukarni.


Reportase : Andi Ross Are

Editor : Redaksi II

Tags :

bm
Redaksi by: SULSELLIMA

Pemasangan Iklan/ Kerjasama/ Penawaran Event; Proposal dapat dikirim ke Email : sulsellima@gmail.com

Post a Comment