SULSELLIMA.Com | Aktual - Objektif - Berimbang Ingris Dan Beberapa Negara di Eropa Sudah Lepas Masker, Indonesia Kapan? - SULSELLIMA.COM | MELIHAT INDONESIA DARI SULSEL

Ingris Dan Beberapa Negara di Eropa Sudah Lepas Masker, Indonesia Kapan?

JAKARTA, SULSELLIMA.COM- Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah membebaskan warganya dari keharusan memakai masker di mana saja atau bekerja dari rumah (work from home/WFH).


Menurutnya, para ilmuwan telah menyakini bahwa gelombang varian Omicron di Ingris sudah mencapai puncaknya.

Selain di Inggris, beberapa negara seperti Denmark, Singapura dan beberapa negara di Eropa juga sudah membebaskan aturan pembatasan Covid-19 karena situasi pandemi dianggap sudah berlalu.

Lalu kapan Indonesia akan memberlakukan aturan yang sama?

Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa dan Bali Luhut Binsar Panjaitan menyatakan pemerintah tidak mau ikut-ikutan dengan beberapa negara di Eropa yang sudah melonggarkan aturan pembatasan Covid-19 tersebut.

Luhut mengatakan, beberapa negara sudah berani melonggarkan aturan pembatasan Covid-19 karena situasi pandemi tiap negara berbeda-beda.

"Kita tidak perlu latah ikut-ikutan seperti negara tersebut. Kita akan melakukan transisi ini secara bertahap, bertingkat dan berlanjut dengan berbasiskan data indikator kesehatan, ekonomi dan sosial budaya, serta terus menerapkan prinsip kehati-hatian," kata Luhut dalam jumpa pers, Senin (21/2/2022).

Menurutnya, pelonggaran pembatasan Covid-19 bisa dilakukan di Indonesia jika tingkat kekebalan masyarakat sudah tinggi, kasus positif Covid rendah, kapasitas fasilitas kesehatan memadai, hingga konsistensi kondisi pandemi yang terkendali.

"Usulan konsep, kriteria dan Indikator pandemi ke endemi dari waktu ke waktu masih akan terus disempurnakan dengan para pakar dan ahli di bidangnya," ucapnya.

Luhut mengatakan, saat ini pemerintah terus menggencarkan program vaksinasi bahkan hingga ke vaksin dosis ketiga atau vaksin booster, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia.

"Hal utama yang perlu dilakukan adalah menggenjot vaksinasi dosis kedua dan booster utamanya bagi para lansia," tutur Luhut.

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi itu juga menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan, cukup mengikuti aturan PPKM dan protokol kesehatan, serta segera dapatkan vaksinasi di tempat pelayanan kesehatan terdekat.(A Ross Are)

Tags :

bm
Redaksi by: SULSELLIMA

Pemasangan Iklan/ Kerjasama/ Penawaran Event; Proposal dapat dikirim ke Email : sulsellima@gmail.com