<
BREAKING NEWS

PKM UNM Bangun Karakter Anak Pemulung melalui Kegiatan Spiritual, Game Kreatif, dan Edukasi di Kampung Pemulung Amanah

MAKASSAR, SULSELLIMA.COM - Mahasiswa dan dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Kampung Pemulung Amanah, sebuah komunitas marginal yang berlokasi di wilayah Kampung Pemulung Kota Makassar. Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Karakter Anak melalui Kegiatan Spiritual, Game Kreatif, dan Edukasi di Kampung Pemulung Amanah” ini berlangsung selama tiga hari pada tahun 2025 dan dilaksanakan bekerja sama dengan Aksi Insan Relawan Indonesia (AIRI) sebagai mitra sosial masyarakat.


Program ini dirancang untuk menumbuhkan karakter positif serta meningkatkan kesadaran spiritual anak-anak pemulung melalui pendekatan yang menyenangkan dan edukatif. Selama kegiatan, anak-anak diajak mengikuti berbagai aktivitas seperti belajar mengaji, mengenal nilai-nilai moral, membaca buku cerita bergambar, hingga terlibat dalam permainan edukatif yang disusun secara kreatif oleh tim dosen, mahasiswa, dan mitra.

Sebanyak kurang lebih 25 anak ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Berdasarkan survei sebelum dan sesudah pelaksanaan, tercatat adanya peningkatan signifikan pada aspek kesenangan dan keterlibatan emosional. Rata-rata skor kesenangan mereka meningkat dari 3,0 menjadi 4,6 dalam skala 1–5, menunjukkan bahwa anak-anak merasa sangat antusias dan menikmati seluruh rangkaian program.

Selain kegiatan interaktif, tim PKM juga memberikan kontribusi nyata melalui penyediaan produk edukasi seperti papan pembelajaran, buku mewarnai, serta modul pembelajaran karakter sederhana. Seluruh produk ini digunakan selama kegiatan berlangsung dan diserahkan kepada pengelola komunitas untuk dimanfaatkan sebagai bahan edukatif jangka panjang.

Program tersebut mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat dan pengelola Kampung Pemulung Amanah. 

“Kami merasa sangat terbantu. Anak-anak kini lebih semangat belajar dan lebih disiplin dalam bersikap,” ujar salah satu orang tua yang turut menyaksikan perkembangan anak-anaknya.

Bagi mahasiswa, program ini juga memberikan pengalaman berharga sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian masyarakat dan pendidikan karakter. Ke depan, tim PKM telah merencanakan tindak lanjut dalam bentuk pelatihan guru komunitas serta pengembangan aplikasi edukasi sederhana berbasis mobile yang dapat digunakan oleh anak-anak maupun orang tua mereka secara mandiri.

Melalui keberhasilan ini, kegiatan PKM UNM diharapkan dapat menjadi model inspiratif dalam pengembangan pendidikan karakter bagi anak-anak marginal di berbagai daerah, serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat secara berkelanjutan.***

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image