<
BREAKING NEWS

Cuaca Ekstrem dan Alat Sempat Rusak, Satgas TMMD Tetap ke 128 Tancap Gas Bangun Jalan Tani di Tamalanrea

SELAYAR, SULSELLIMA.COM — Semangat personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tak surut meski dihadapkan pada cuaca buruk dan kendala teknis alat berat saat melaksanakan perintisan jalan tani di Desa Tamalanrea, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Program pembukaan akses jalan tani sepanjang 1.200 meter tersebut mulai dikerjakan pada Kamis, 7 Mei 2026, sebagai bagian dari upaya mendukung sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Pengerjaan jalan sempat tertunda lantaran excavator yang digunakan masih difokuskan untuk mendukung kegiatan TMMD di wilayah Batangmata Sapo. Setelah alat tersedia, personel Satgas bersama warga langsung bergerak melakukan pekerjaan di lokasi dengan semangat gotong royong.

Namun di tengah proses pengerjaan, tantangan kembali muncul. Curah hujan yang cukup tinggi beberapa kali menghambat aktivitas di lapangan. Bahkan, pada Jumat, 8 Mei 2026, excavator yang digunakan mengalami kerusakan teknis sehingga pekerjaan terpaksa dihentikan sementara.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak mematahkan semangat personel Satgas TMMD. Perbaikan alat segera dilakukan agar pekerjaan dapat kembali dilanjutkan pada hari yang sama.

Subkoordinator kegiatan perintisan jalan tani Desa Tamalanrea, Yusuf Sonda, mengatakan seluruh personel tetap optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Walaupun cuaca kurang bersahabat dan alat sempat mengalami kerusakan, kami tetap berupaya maksimal agar pekerjaan terus berjalan. Semangat anggota Satgas dan dukungan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan TMMD ini,” ujarnya, Jumat (9/5/2026).

Program perintisan jalan tani tersebut diharapkan mampu menjadi solusi bagi masyarakat Desa Tamalanrea, khususnya para petani, dalam memperlancar mobilitas dan distribusi hasil pertanian.

Kehadiran akses jalan baru diyakini akan membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat desa sekaligus memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

Semangat kebersamaan yang terus terjaga selama proses pengerjaan menjadi bukti bahwa pembangunan desa bukan hanya soal pembangunan infrastruktur, tetapi juga tentang gotong royong dan kepedulian untuk masa depan masyarakat yang lebih baik.***

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image