TMMD Ke 128 TNI dan Warga Buka Akses Baru, Jalan Tani 3,3 Km di Batangmata Sapo Jadi Harapan Ekonomi
SELAYAR, SULSELLIMA.COM - Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali menunjukkan hasil nyata melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kelurahan Batangmata Sapo, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Salah satu fokus utama dalam program tersebut adalah perintisan jalan tani sepanjang 3.350 meter dengan lebar 5 meter. Proyek ini dinilai strategis karena membuka akses baru bagi warga, khususnya petani, yang selama ini menghadapi keterbatasan infrastruktur.
Selama bertahun-tahun, kondisi jalan yang sulit dilalui menjadi kendala utama dalam distribusi hasil pertanian. Dampaknya, aktivitas ekonomi berjalan lambat dan potensi peningkatan kesejahteraan masyarakat belum optimal.
Kini, melalui TMMD, hambatan itu mulai terurai. Di lokasi pekerjaan, suasana tampak dinamis. Alat berat bekerja berdampingan dengan prajurit TNI dan warga yang bahu-membahu menyelesaikan pembangunan jalan. Jalur yang sebelumnya terisolasi, perlahan mulai terbuka dan dapat dilalui.
Lurah Batangmata Sapo, Achmad Nasrun, menyampaikan rasa syukur atas pembangunan tersebut. Ia menilai kehadiran program TMMD membawa dampak langsung bagi masyarakat.
“Kami sangat bersyukur karena pembangunan jalan tani ini berjalan melalui program TMMD. Ini sangat membantu masyarakat, khususnya petani, dalam meningkatkan akses dan mendorong aktivitas ekonomi,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 1415/Kepulauan Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, menegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata keterlibatan TNI dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.
“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun harapan dan kesejahteraan masyarakat. Jalan tani ini diharapkan menjadi akses produktif yang memperlancar distribusi hasil pertanian serta mendorong pertumbuhan ekonomi warga,” katanya.
Tak hanya pembangunan fisik, program TMMD juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan sosial, seperti pasar murah dan layanan pengobatan gratis, yang semakin memperluas manfaat bagi masyarakat setempat.
Dengan pengerjaan jalan tani sepanjang 3,3 kilometer yang terus dikebut, harapan akan terbukanya akses, meningkatnya produktivitas pertanian, serta tumbuhnya kesejahteraan masyarakat kini semakin dekat.
Program TMMD kembali menegaskan bahwa sinergi antara TNI dan rakyat menjadi fondasi penting dalam membangun desa dan menciptakan masa depan yang lebih baik.***