Menuju Rekonsiliasi Pemuda: Dualisme KNPI Selayar Dipastikan Segera Berakhir
SELAYAR, SULSELLIAMA.COM - Dualisme kepemimpinan di tubuh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kepulauan Selayar dipastikan akan segera berakhir. Perkembangan ini menyusul bergabungnya dua tokoh pemuda Selayar, Akbar Putra dan Dian Adiluhur, dalam struktur kepengurusan KNPI Sulawesi Selatan di bawah komando Fhadel Taupan Ansar.
Masuknya kedua figur yang sebelumnya memimpin KNPI Selayar tersebut ke dalam jajaran kepengurusan tingkat provinsi dinilai sebagai sinyal kuat bahwa konsolidasi organisasi kepemudaan di Sulawesi Selatan mulai terbangun. Langkah ini juga diharapkan menjadi pintu masuk bagi penyatuan kembali pemuda di daerah.
Akbar Putra menyampaikan bahwa dinamika yang selama ini terjadi di tubuh KNPI kini telah menemukan titik temu.
“Pemuda Sulawesi Selatan sudah bersatu. Tidak ada lagi perpecahan. Ini momentum bagi kita semua untuk kembali fokus pada kerja-kerja kepemudaan dan pembangunan daerah,” ujar Akbar.
Sementara itu, Dian Adiluhur menegaskan bahwa setelah pelantikan pengurus KNPI Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Maret, pihaknya di Selayar akan segera menyiapkan langkah konsolidasi untuk menggelar Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Selayar secara bersama.
“Setelah pelantikan tanggal 9 Maret nanti kami di Selayar akan segera mempersiapkan Musda bersama. Ini menjadi langkah penting untuk menyatukan kembali pemuda dan organisasi kepemudaan di daerah,” kata Dian.
Akbar Putra menambahkan bahwa Musda KNPI Selayar nantinya akan dilaksanakan secara terbuka dan demokratis. Seluruh kader pemuda yang ingin berkontribusi dalam kepemimpinan organisasi dipersilakan untuk maju sebagai calon ketua.
“Sudah waktunya pemuda Selayar bersatu demi kemajuan daerah. Pada Musda KNPI Selayar nanti kami terbuka, siapa saja yang ingin maju sebagai calon ketua KNPI Selayar silakan maju. Kami tidak akan memihak dan akan memastikan prosesnya berjalan demokratis,” tegasnya.
Senada dengan itu, Dian Adiluhur juga mengajak seluruh elemen pemuda di Selayar untuk meninggalkan perbedaan yang pernah terjadi dan bersama-sama membangun semangat kolaborasi.
“KNPI adalah rumah besar pemuda. Karena itu kami mengajak semua pihak untuk kembali bersatu meninggalkan perbedaan yang lalu dan bersama-sama membangun Selayar melalui peran pemuda yang lebih solid dan produktif,” tutupnya.
Dengan bergabungnya kedua tokoh pemuda Selayar tersebut dalam struktur KNPI Sulawesi Selatan, diharapkan menjadi langkah awal rekonsiliasi organisasi kepemudaan di daerah sekaligus memperkuat peran pemuda dalam pembangunan Kabupaten Kepulauan Selayar.***